DetikNews
Sabtu 18 Agustus 2018, 10:25 WIB

Jenazah Mahasiswi Tenggelam di Jerman Tiba di Malang Minggu Besok

Muhammad Aminudin - detikNews
Jenazah Mahasiswi Tenggelam di Jerman Tiba di Malang Minggu Besok Foto: Muhammad Aminudin (File detikcom)
Malang - Kepulangan jenazah Shinta Putri Dina Pertiwi sudah menemukan kejelasan. Diperkirakan, jenazah tiba di tanah air, Minggu pagi besok. Shinta, ditemukan tewas tenggelam di Danau Trebgaster, Bavaria, Jerman, pekan lalu.

"Kami terus berkoordinasi dengan KJRI di Jerman. Soal kepastian pemulangan jenazah Mbak Shinta. Kabar terbaru diperkirakan jenazah tiba di Jakarta pada Minggu pagi," ungkap Ibunda Shinta, Umi Salamah pada detikcom, Sabtu (18/8/2018).

Jenazah mahasiswi kedokteran Universitas Byareuth, Jerman, ini nantintya akan transit lebih dulu di Jakarta, setelah itu dibawa menggunakan cargo pesawat Garuda Indonesia menuju Bandara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang.


"Dari Jakarta ke Malang naik cargo Garuda. Jadi diperkirakan tiba (Malang) pada hari Minggu sebelum dhuhur," ujar ibu tiga anak ini.

Keluarga sudah merencanakan pemakaman putri kedua dari tiga bersaudara itu di TPU Kunden, Bandulan, Sukun, Kota Malang. Lokasinya berada satu wilayah dengan kediaman orang tua Shinta di Jalan Bandulan 12, Sukun, Kota Malang.

"Rencana dimakamkan di TPU Kunden, Bandulan sini. Sebelumnya disolatkan di masjid terlebih dahulu," terang Dosen Pertanian Universitas Brawijaya ini.


Putri pasangan Agus Salim dan Umi Salamah ini mengenyam pendidikan kedokteran di Jerman sejak lima tahun terakhir. Alumni SMA Negeri 7 Kota Malang itu, rencananya menyelesaikan kuliah akhir tahun nanti.

Selama kuliah di Jerman mengambil jurusan kedokteran Shinta mendapatkan beasiswa. Naas, ketika libur kuliah Shinta bersama dua temannya mendatangi Danau Trebgaster yang lokasinya tidak jauh dari kampus, Rabu (8/8/2018).

Shinta dikenal jago berenang, tak ditemukan kembali keberadaannya setelah hampir dua jam berenang di danau itu. Teman-temannya kemudian melaporkan kepada pihak panitia kegiatan libur kuliah dan polisi setempat.

Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh tim resque setempat. Ratusan personel diterjunkan dengan dibantu peralatan canggih. Esok hari harinya, baru Shinta ditemukan dalam kondisi meninggal berjarak sekitar 30 meter dari titik awal dia berenang.
(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed