Istri Wakil Wali Kota Madiun Diperiksa Polisi, Ada Apa?

Sugeng Hariantoa - detikNews
Rabu, 15 Agu 2018 12:10 WIB
Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Polisi menanggil Yayuk Kundariyati, istri Wakil Wali Kota Madiun Armaya. Pemanggilan istri orang nomor dua di Kota Madiun ini dimintai keterangan terkait dugaan pengadaan komputer tahun 2017 senilai Rp 31 miliar.

Selain istri Wakil Wali Kota, pemanggilan juga ditujukan kepada 23 pejabat. Yayuk Kundariyati merupakan adik ipar mantan Wali Kota Madiun Bambang Irianto yang telah ditangkap KPK dan menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin. Bambang Irianto divonis 6 tahun penjara karena korupsi proyek Pasar Besar Madiun, gratifikasi dan pencucian uang selama periode 2009-2016.

"Total sudah 24 pejabat dan pegawai yang kita panggil. Termasuk Bu Yayuk sudah kita periksa baru sekali ini sebagai saksi saja," katag Kasat Reskrim Polresta Madiun AKP Logos Bintoro kepada wartawan di kantornya, Rabu (15/8/2018).


Dalam pengadaan komputer tahun 2017 senilai Rp 31 miliar, kata Logos, istri Wakil Wali Kota Madiun berperan sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Dalam prakteknya, lanjut Logos, diduga ada penyelewengan dana dari anggaran komputer untuk sekolah SD dan SLTP.

"Dia sebagai PPTK saat pengadaan itu. Ini masih kita mintai keterangan semua bergilir untuk datang ke ruang Tipikor," katanya.

Logos menjelaskan dari 23 pejabat dan pegawai Pemkot Madiun serta istri Wakil Wali Kota Madiun, Asisten Administrasi Umum dan Kesra Heri Ilyus, Kepala Seksi Pendidikan SMP Kota Madiun, Henrikus Titis serta Anggota Tim Teknis Pengadaan Barang dan Jasa, Heru, juga diperiksa.


Sementara saat salah satu pejabat yang diperiksa keluar dari ruang Unit Tipikor Kepala Seksi Pendidikan SMP Kota Madiun Henrikus Titis hanya diam tanpa sepatah katapun saat ditanya wartawan.

Dari data yang dihimpun detikcom penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan komputer senilai Rp 31 miliar ini mulai ditangani Tim Tindak Pidana Korupsi Polresta Madiun sejak Juni 2018.

Bahkan beberapa barang bukti komputer di beberapa sekolah telah raib dibobol pencuri. Hilangnya puluhan komputer diduga ada indikasi kesengajaan penghilangan barang bukti. (fat/fat)