DetikNews
Rabu 15 Agustus 2018, 10:54 WIB

Cerita Istri Munir Jelang Pilpres, Selalu Ada Tokoh yang Mendekati

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Cerita Istri Munir Jelang Pilpres, Selalu Ada Tokoh yang Mendekati Foto: Hilda Meilisa Rinanda/File
Surabaya - Menjelang momentum Pilpres 2019, istri pejuang HAM, mendiang Munir Said Thalib, Suciwati, mengaku didekati banyak pihak. Menurutnya, pihak-pihak ini ingin memanfaatkan momen tersebut untuk mendapat citra baik dari masyarakat.

Bahkan diakui Suciwati, pendekatan ini selalu terjadi setiap menjelang gelaran Pilpres. Namun baginya, janji mereka hanya omong kosong belaka.

"Selalu, selalu seperti itu seolah-olah mereka peduli padahal jika mereka naik sudah lupa. Sudah berkali-kali, kita juga sudah belajar dari pengalaman SBY waktu naik dulu bilang jangan bersedih hati, ngomong tentang meninggalnya almarhum dan dia bertekad sampai menangis, tapi kemudian kita juga melihat bagaimana juga dalam Jokowi ngomong juga soal kasus hak asasi manusia tapi juga nol," ungkap Suciwati saat ditemui di Surabaya, Selasa (14/8/2018).


Tak hanya itu, Suciwati pun mengungkap hingga kini belum ada figur pemimpin yang bisa menuntaskan kasus pembunuhan suaminya.

"Sampai sekarang belum dan malah ngangkat penjahat HAM. Nah bagaimana saya bisa percaya sama orang yang begitu. Negara kita ini seperti jadi tempat para penjahat HAM mendapatkan surga imunitas sementara kita akan mendorong katanya revolusi mental, maksudnya kan revolusi mental itu memang serius dia bisa kok manggil orang-orang itu," paparnya.

Ia pun menyebut sejumlah tokoh yang menemuinya sebelum maju sebagai capres atau cawapres. Di antaranya Susilo Bambang Yudhoyo, Gita Wirjawan, Anies Baswedan, Prabowo hingga Joko Widodo.


"Tahun 2014 itu ada SBY, ada Gita Wirjawan ada Anies Baswedan ada Prabowo ada Jokowi semuanya pengen main ke Omah Munir," kata Suci.

Akhir-akhir ini, tambah Suci, ada pula Muhaimin Iskandar yang mengaku ingin memberi penghargaan pada Munir. Namun Suci menduga ini hanyalah untuk menaikkan namanya jelang pemilihan cawapres.

"Soal Cak Imin ya sama aja itu bagian dari itu. Dia mau ngasih penghargaan itu kan karena gimana cara dia mendompleng," pungkasnya.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed