detikNews
Selasa 14 Agustus 2018, 14:39 WIB

Ini Alasan Satpam dan Kekasih Taruh Bayi di Jok Motor Hingga Tewas

Enggran Eko Budianto - detikNews
Ini Alasan Satpam dan Kekasih Taruh Bayi di Jok Motor Hingga Tewas Dimas menunjukkan bagaiman dia memasukkan bayinya ke jok motornya (Foto: Enggran Eko Budianto/File)
Mojokerto - Pasangan kekasih Dimas (21) dan Cicik (21), nekat menggugurkan kandungan buah hubungan mereka di luar nikah. Bahkan agar tak ketahuan orang lain, mereka membawa bayi yang masih hidup di jok motor. Akibatnya, bayi prematur itu pun meninggal.

Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, Dimas yang sehari-hari menjadi satpam pabrik elektronik rumah tangga di Wringinanom, Gresik sudah setahun menjalin kasih dengan Cicik. Gadis itu merupakan mahasiswi di sekolah tinggi kesehatan yang ada di Kediri.

Selama menjalin kasih, lanjut Leonardus, pasangan muda-mudi ini mengaku sudah 7 kali berhubungan layaknya suami istri. Akibatnya, Cicik pun hamil 8 bulan.

"Si perempuan takut ketahuan orang tuanya. Akhirnya mereka sepakat menggugurkan kandungannya," kata Leonardus saat jumpa pers di kantornya, Jalan Gajah Mada, Mojosari, Selasa (14/8/2018).


Tanpa bantuan petugas medis, Dimas dan Cicik menggugurkan kandungan di vila kawasan wisata Pacet, Mojokerto. Cicik menenggak 5 butir obat penggugur kandungan.

Ternyata bayi tersebut lahir dalam kondisi hidup. Pasangan kekasih ini pun bergegas membawanya ke Puskesmas Gayaman, Mojoanyar yang berjarak sekitar 20 menit dari vila. Yang mengejutkan, bayi laki-laki itu dibawa dengan cara dimasukkan ke bagasi motor Yamaha NMax nopol W 3192 AT.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery menjelaskan, Dimas memilih memasukkan darah dagingnya ke jok motor lantaran takut ketahuan orang.


"Juga karena dia membonceng kekasihnya dalam kondisi lemas setelah melahirkan. Yang pasti mereka saat itu kebingungan," terangnya.

Akibat terlalu lama berada di dalam bagasi motor, bayi prematur tersebut tewas. Polisi pun menetapkan Dimas dan Cicik sebagai tersangka.

Dimas yang diketahui asal Desa Cagak Agung, Cerme, Gresik kini ditahan di Polres Mojokerto. Sementara Cicik masih menjalani perawatan di RSUD Prof Dr Soekandar, Mojosari, Mojokerto karena kondisinya lemah usai melahirkan.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com