Banyak Temuan Baru, Jumlah Penerima Program Permakanan Naik Drastis

Banyak Temuan Baru, Jumlah Penerima Program Permakanan Naik Drastis

Zaenal Effendi - detikNews
Senin, 13 Agu 2018 12:43 WIB
Banyak Temuan Baru, Jumlah Penerima Program Permakanan Naik Drastis
Foto: istimewa
Surabaya - Jumlah penerima program permakanan di Surabaya naik drastis dibanding tahun lalu. Tahun ini sebanyak 29.109 penerima yang terdiri lansia, difabel dan anak yatim menerima program permakanan.

Puluhan ribu penerima program permakanan itu terdiri dari 17.537 lansia, anak yatim dengan usia di bawah umur 18 tahun 5.860 penerima dan penyandang disabilitas sebanyak 5.712 orang.

"Kenaikannya drastis karena banyak laporan dari warga dan temuan petugas di lapangan," kata Sekretaris Dinas Sosial Kota Surabaya Endah Kustandari pada detikcom, Senin (13/8/2018).

Kasi Organisasi dan Swadaya Sosial Dinas Sosial Surabaya Eny Zuliati membenarkan adanya kenaikan penerima program permakanan.

Eny mengatakan penyebab yang menjadikan pra lansia tersebut berhak mendapatkan bantuan program permakanan salah satunya adalah orang tersebut masuk dalam daftar Database Pemkot Surabaya dan terindikasi sebagai warga miskin.


"Jika ada temuan baru, maka Dinsos Surabaya selanjutnya kembali melakukan outreach mendalam ke lapangan, kemudian melihat daftar jumlah kuota penerima yang tersedia. Seperti jika ada salah satu Daftar Penerima Manfaat (DPM) yang meninggal dunia, baru bisa digantikan dengan orang lain," ungkap Eny.

Dari data Dinsos Surabaya, ada kenaikan angka (DPM) bantuan tersebut. Pada tahun 2017, jumlah daftar penerima sebanyak 15.537 lansia. Sedangkan tahun 2018, jumlah lansia penerima program permakanan sebanyak 17.537 orang.

"Dari jumlah tersebut, selain lansia usia 60 tahun ke atas, pra lansia dengan usia 45 tahun ke atas juga mendapat program permakanan," ujarnya.

Para penerima, lanjut Eny, mendapat jatah permakanan seharga Rp 11 ribu. Sementara dalam menyalurkan program permakanan lansia, Dinsos Surabaya dibantu oleh petugas kirim sebanyak 251 orang.


"Mereka (petugas kirim permakanan) setiap harinya, sebelum pukul 09.00 WIB, datang ke masing-masing rumah DPM untuk mengantarkan makanan itu," tutur perempuan berkerudung ini.

Kasi Perlindungan Sosial Dinsos Surabaya Edy Siswanto mengungkapkan daftar penerima manfaat program permakanan anak yatim, mencapai 5.860 anak dari jumlah kuota yang tersedia 6.000.

"Data penerima itu, sewaktu-waktu bisa berubah-ubah. Misalnya, jika ada anak yang sudah mencapai usia 18 tahun, maka otomatis sudah tidak berhak mendapat bantuan program permakanan anak yatim," pungkas Edy. (ze/iwd)
Berita Terkait