Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi mengatakan, kedua tersangka adalah Koko Januardi (21) dan Khoirus Sholikin (21), warga Desa Grobokan, Mojowarno, Jombang.
Menurut dia, selama menjadi buruan polisi, kedua pemuda pengangguran itu kerap berpindah-pindah tempat. Pelarian mereka berakhir setelah Unit Resmob Polres Jombang meringkusnya di penginapan kawasan wisata Tretes, Prigen, Pasuruan.
"Kedua tersangka merupakan begal motor komplotan Tobat Nasuha yang kami tangkap lebih dulu," kata Gatot saat dihubungi detikcom, Jumat (10/8/2018).
Komplotan begal motor Tobat Nasuha, lanjut Gatot, terkahir kali beraksi di Jalan Desa Kedunglumpang, Mojoagung, Jombang pada Jumat (22/6) sekitar pukul 22.30 WIB. Kelima pelaku termasuk Tobat, menyasar Sabit Sahdat (14), warga Desa Japanan, Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.
Saat itu korban membonceng temannya Zaenal Abidin mengendarai motor Honda Supra X nopol W 5471 PG. Korban melaju dari rumahnya menuju ke Mojoagung.
Sampai di lokasi, korban dihadang oleh komplotan Tobat. Mendapat tekanan dari para pelaku, teman korban berhasil kabur karena ketakutan. Namun, korban yang berusaha mempertahankan sepeda motornya, dibacok oleh Tobat.
Komplotan ini berhasil merampas ponsel dan sepeda motor korban. Sementara korban menderita luka bacok di punggungnya.
"Tersangka Koko dan Sholikin berperan membawa kabur sepeda motor milik korban," ungkap Gatot.
Sepeda motor dan ponsel milik korban, kata Gatot, dijual tersangka ke seorang penadah di wilayah Mojowarno. Sepeda motor itu laku Rp 700 ribu, sedangkan ponsel korban hanya laku Rp 200 ribu. Uang hasil kejahatan ini digunakan Tobat dan komplotannya untuk berpesta miras.
"Penadahnya sudah kami amankan," terangnya.
Akibat perbuatannya, Koko dan Sholikin dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. "Ancaman hukumannya 9 tahun penjara," tandas Gatot.
Dengan begitu, tinggal 2 orang komplotan Tobat Nasuha yang kini masih buron. Salah satunya adalah Kaseli (25), warga Desa Grobokan, Mojowarno. Sementara seorang pelaku lainnya belum diketahui identitasnya. (fat/fat)











































