DetikNews
Selasa 07 Agustus 2018, 20:39 WIB

Tiga Kementerian Siapkan Program Bekerja untuk Entas Kemiskinan

Deni Prasetyo Utomo - detikNews
Tiga Kementerian Siapkan Program Bekerja untuk Entas Kemiskinan Tiga Kementerian Siapkan Program bekerja untuk Entas Kemiskinan/Foto: Deni Prasetyo Utomo
Surabaya - Tiga kementerian bertekad mengentas kemiskinan di pedesaan. Progam pengentasan kemiskinan diwujudkan dalam kegiatan Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja), berbasis pertanian yang telah diluncurkan sebelumnya.

Program Bekerja ini diinisiasi Kementerian Pertanian dengan menggandeng Kementerian Sosial dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Menteri Amran Sulaiman mengatakan, pihaknya ingin mewujudkan cita-cita bersama yakni rakyat sejahtera dan terbebas dari kemiskinan.

"Kemiskinan tidak bisa diselesaikan oleh satu Kementerian atau lembaga saja, tapi perlu dukungan dari kementerian atau lembaga yang lain," kata Amran pada pembukaan Rakor Bekerja di Vasa Hotel Jalan HR Muhammad, Surabaya, Selasa (7/8/2018).

Amran juga menyampaikan pemerintah saat ini memiliki berbagai program penanggulangan kemiskinan yang terintegrasi mulai dari program penanggulangan kemiskinan berbasis bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta pemberdayaan usaha kecil yang dijalankan oleh berbagai elemen Pemerintah.

Amran juga menjelaskan dengan terjalinnya kerjasama ketiga kementerian tersebut akan bisa lebih efektif dalam mengentaskan kemiskinan. Dimana nantinya Kemensos melakukan upaya pada sisi Bantuan Sosial, Kemendes pada aspek pengembangan produk dan pemasaran, serta infrastruktur, dan Kementan menekankan pada peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat miskin di pedesaan.

"Program Bekerja yang dijalankan Kementan ini lah merupakan salah satu solusi permanen dalam pengentasan kemiskinan di pedesaan tersebut," kata Amran.

Program Bekerja dari Kementerian Pertanian ini hadir diharapkan untuk meningkatkan aset produktif. Sehingga nantinya fokus pada peningkatan pendapatan keluarganya. Dia meyakini, dengan pendapatan yang cukup maka masyarakat miskin mampu berada diatas garis kemiskinan.

"Dengan ditambah dukungan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), maka pengeluaran Rumah Tangga untuk lauk pauk bisa dikurangi, sehingga pendapatan dan status gizi keluarga meningkat," ujar Amran.

Amran menyampaikan program Bekerja diwujudkan dengan memberi bantuan berupa ayam, itik, atau kambing, serta bibit sayuran, buah-buahan dan tanaman perkebunan. Targetnya, masyarakat miskin memiliki aset produktif, yang akan menjadi sumber penghasilannya baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Untuk progam awal, sasaran lokasi program Bekerja pada 2018 ada di sepuluh provinsi. Yakni Sumatera Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan NTB.

Sementara itu, Rumah Tangga Miskin (RTM) yang diterget menerima bantuan tersebut sebanyak 200 ribu di 21 Kabupaten, 60 kecamatan, dan 807 desa. Program ini diproyeksikan akan memberikan pendapatan bagi masyarakat sebesar Rp 5,2 triliun selama setahun ke depan, atau Rp 11,08 triliun dalam dua tahun.
(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed