DetikNews
Selasa 07 Agustus 2018, 17:21 WIB

Warga Diingatkan Tak Ambil Air dari Semburan, Ini Alasannya

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Warga Diingatkan Tak Ambil Air dari Semburan, Ini Alasannya Foto: Sugeng Harianto
Surabaya - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur mengimbau warga tidak mengambil air dari semburan yang bercampur pasir di Ngawi. Ini karena air tersebut tidak terjamin kebersihannya lantaran mengandung pasir dan lumpur.

"(Fenomenanya) masih aman, tapi warga diimbau tidak mengambil air karena kan bercampur lumpur sama pasir, itu kan kotor karena itu bukan air untuk mandi dan minum tapi untuk irigasi sawah," kata Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas ESDM Jatim Moch Sholeh saat dihubungi detikcom di Surabaya, Selasa (7/8/2018).


Namun, saat ditanya apakah ada kandungan lain yang berbahaya dalam air tersebut, Sholeh belum bisa memastikan. Karena timnya akan mengecek lagi apa saja kandungannya. Sebelumnya, pihaknya memang sudah menguji secara manual, namun yang ditemui hanya ada kandungan air dan lumpur.

"Nah ini kan harus kami lihat dulu. Kemarin dari pihak kami sudah dites secara manual, tidak ada kandungan apa-apa kecuali air sama lumpur," ungkapnya.


Sholeh juga mengungkap fenomena ini kerap terjadi di daerah Ngawi dan Madiun. Namun biasanya dalam waktu tiga hari air akan surut. Pantauannya, di Ngawi air tersebut semburannya mulai mengecil.

"Ini kemarin kabarnya waktu pertama keluar itu semburannya mencapai 80 sampai 100 meter. Terus kemarin pagi itu tinggal 10 meter. Nah, kalau hari ini saya belum dapat info updatenya," kata Sholeh.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed