DetikNews
Selasa 07 Agustus 2018, 11:22 WIB

Sempat Berhenti, Semburan Air Berpasir di Ngawi Makin Kuat

Sugeng Harianto - detikNews
Sempat Berhenti, Semburan Air Berpasir di Ngawi Makin Kuat Semburan air berpasir makin kuat/Foto: Sugeng Harianto
Ngawi - Semburan air bercampur pasir di Ngawi, sempat berhenti. Namun semburan air itu muncul lagi. Bahkan semburan itu lebih besar dan kuat.

"Sore kemarin sempat berhenti. Tapi pagi ini kok muncul lagi lebih besar kekuatannya. Bahkan semburan airnya lebih tinggi," kata seorang petani warga Desa Tambakselo Desa Planglor Kecamatan Kedunggalar, Lamiyo (45) kepada detikcom di lokasi, Selasa (7/8/2018).

Lamiyo mengaku saat pagi tadi pergi ke sawah mencangkul tanaman jagungnya, air sudah mengeluarkan semburan lebih tinggi. Sekitar 40 hingga 50 meter.

"Lebih besar dari kemarin ini dan lebih tinggi kayaknya. Sekitar 40-50 meter. Waktu saya baru datang mau mencangkuli tanah pinggiran tanaman jagung tadi kaget, kok tambah tinggi semburan airnya," tambahnya.

Dari pantauan detikcom, semburan air bercampur pasir ini menutupi sebagian bibit benih padi yang siap ditanam. Warga pun masih berdatangan karena penasaran.

Semburan air berpasir disertai lumpur muncul dari sumur pompa air milik Mujianto (45) di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren. Sawah itu milik Mujianto (45), warga Desa Planglor Dukuh Tambakselo Selatan, Kecamatan Kedunggalar.

Mujianto mengaku awalnya ingin memompa air untuk mengairi sawah yang akan dibajak untuk ditanami padi. Namun air keluar hingga mencapai ketinggian 30 meter. Lokasi semburan air bercampur pasir itu berada di 100 meter selatan ruas tol Ngawi-Mantingan yang belum selesai pembangunannya. Tepatnya di KM 563+600 Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Ngawi.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed