DetikNews
Senin 06 Agustus 2018, 10:39 WIB

Semburan Air Bercampur Lumpur di Ngawi Masih 30 Meter Pagi Ini

Sugeng Harianto - detikNews
Semburan Air Bercampur Lumpur di Ngawi Masih 30 Meter Pagi Ini Semburan air disertai lumpur setinggi 30 meter di Ngawi/Foto: Sugeng Harianto
Ngawi - Hari kedua, semburan air disertai lumpur setinggi 30 meter di Ngawi, masih muncul. Semburan dari sumur pompa air sawah milik Mujianto (45), warga Desa Planglor Dukuh Tambakselo selatan, Kecamatan Kedunggalar, itu masih ramai didatangi warga.

"Masih ini semburannya. Kita tetap berkoordinasi dengan pihak kepolisisn dan Pemkab Ngawi untuk permasalahan ini," jelas pemilik sawah Mujianto kepada detikcom di lokasi, Senin (6/8/2018).

Mujianto menjelaskan saat ini semburan air masih tinggi dan mengaliri persawahan petani yang belum ditanami padi. Sementara polisi masih melakukan penjagaan dan mengamankan lokasi semburan.

Semburan air bercampur lumpur dan pasir itu berada di 100 meter selatan ruas tol Ngawi-Mantingan yang belum selesai pembangunannya. Tepatnya di KM 563+600 Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren.


Saat itu Mujianto sedang memompa air untuk mengairi sawah yang akan dibajak untuk ditanami padi. Namun air yang menyembur di luar kewajaran setinggi saat awal mencapai 150 meter. Meski mesin pompa dengan daya listrik dimatikan, semburan air masih dengan deras setinggi 30 meter.

Polisi telah mengambil sampel lumpur sebanyak 4 liter untuk dilakukan penelitian. Selain itu polisi berencana menggandeng Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, sembari menunggu keputusan Pemkab Ngawi.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan perangkat desa agar tidak ada warga yang mendekat ke lokasi. Sebab, dikhawatirkan air tersebut mengandung gas beracun berbahaya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +