detikNews
Senin 30 Juli 2018, 15:36 WIB

Olah TKP Petasan Meledak di Probolinggo, Bubuk Mesiu 1 Kg Diamankan

M Rofiq - detikNews
Olah TKP Petasan Meledak di Probolinggo, Bubuk Mesiu 1 Kg Diamankan Foto: M Rofiq
Probolinggo - Tim Identifikasi Kepolisian Resort Probolinggo Kota (Polresta) kembali melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP) di lokasi terjadinya petasan meledak, Minggu (29/7/2018).

Akibat ledakan tersebut, 7 rumah mengalami kerusakan dan 2 orang terluka. Keduanya adalah Adi Eko Hardianto (14) dan Abdul Khodir Zaelani (19).

Olah TKP yang berlangsung di rumah milik Syafi'i yang berada di Jalan Bengawan Solo Gg Kyai Amin Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedupok Kota Probolinggo itu, petugas menemukan sejumlah hal yang berkaitan dengan ledakan.


Di antaranya lingkaran di tembok rumah berdiameter 25 cm. Ledakan yang terjadi di tengah pemukiman padat penduduk itu juga mengakibatkan kaca jendela depan rumah pecah dan atap jebol.

Di tempat yang sama, polisi juga menemukan bahan pembuat petasan dan sisa bubuk mesiu sekitar 1 kg untuk dijadikan alat bukti.

Namun Kapolresta Probolinggo yang memimpin jalannya olah TKP memastikan pemicu ledakan adalah murni petasan, bukan bondet (bom ikan) atau peledak lainnya.

"Atas terjadinya peristiwa ini, saya secara tegas melarang pembuatan petasan untuk kegiatan apapun, dan nantinya jika diketemukan masih ada yang melanggar akan kita tindak tegas," jelasnya kepada wartawan, Senin (30/07/2018).

Dari pantauan detikcom, olah TKP dilakukan secara tertutup dan dijaga ketat oleh kepolisian. Area TKP juga disterilkan dengan memasang garis polisi.


Ledakan terjadi di sebuah rumah di Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo sekitar pukul 04.30 WIB.

Peristiwa bermula ketika Sulaiman, anak pemilik rumah (Syafi'i) hendak mengeluarkan petasan berukuran besar dari dalam rumahnya. Saat itu ia dibantu oleh Abdul Qodir dan Adi Eko. Tanpa sebab yang jelas, petasan itu tiba-tiba meledak. Keduanya mengalami luka berat namun Sulaiman menghilang.

Petasan ini diduga diracik sendiri dan akan dipergunakan untuk memeriahkan pesta pernikahan kerabat salah satu korban.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com