DetikNews
Senin 30 Juli 2018, 12:46 WIB

Di Blitar, Belanja Sayur Sudah Bisa Online Lho

Erliana Riady - detikNews
Di Blitar, Belanja Sayur Sudah Bisa Online Lho Foto: Erliana Riady
Blitar - Ada stand yang menarik perhatian ibu-ibu di sebuah acara yang digelar Pemkab Blitar baru-baru ini. Stand mungil itu menawarkan aplikasi online untuk belanja bagi wanita karir di Blitar.

Namanya Mak Ethek. Ethek adalah istilah lokal untuk menyebut penjual sayur keliling, biasanya di daerah Jawa.

Aplikasi ini disebut bisa menjadi solusi bagi wanita karir di Kota Blitar yang tidak sempat berbelanja ke pasar.

"Tinggal pesan sayur atau keperluan apa saja untuk bahan masak, kurir kami siap mengantar ke tempat tujuan," kata penggagas Mak Ethek, Dinda (32) saat ditemui detikcom di Pendopo Pemkab Blitar, Senin (30/7/2018).


Menariknya, ide bisnis ini justru muncul dari hasil kolaborasi dengan anggota komunitas pecinta sepeda motor. Kebetulan istri-istri anggota komunitas ini kerap curhat tentang kebutuhan berbelanja di tengah kesibukan.

Akhirnya, lima orang dari mereka mengembangkan aplikasi Mak Ethek sebagai solusinya.

"Selama ini memang kami promosinya baru antarteman saja. Banyak yang belum tahu. Makanya lewat stand ini kami perkenalkan Mak Ethek ke pengunjung," tambah ibu dua anak ini.


Di Blitar, Belanja Sayur Sudah Bisa Online LhoSejumlah bahan makanan yang dijual lewat aplikasi Mak Ethek. (Foto: Erliana Riady)

Di meja stand yang didirikannya, Dinda juga memamerkan sejumlah bahan masakan yang dijual di aplikasinya. Namun selain sayur dan daging, ada pula beragam bahan makanan yang tidak begitu populer di Blitar seperti aneka jamur beragam bentuk.

"Iya ini jamur impor. Biasanya untuk bahan kimlo. Segmen kami selama ini memang menengah ke atas. Tapi kami ambil juga sayuran langsung dari petani. Lalu di-packing biar tetap fresh dan higienis bisa langsung dimasak," jelasnya.

Dinda pun mengklaim belanja lewat Mak Ethek juga lebih murah sebab pembeli hanya membayar apa yang dipesannya. Belanja juga jadi lebih terkontrol dan hemat waktu. Terkait harga, Dinda juga meyakini jika produk yang ia jual sama dengan yang ada di pasar.

"Soalnya kami ambil langsung dari petani. Pesan sedikit, satu ons juga tetap kami antar. Asal ongkos kirimnya bersedia membayar," ujar wanita berhijab itu sambil tersenyum.


Dinda juga menekankan bahwa Mak Ethek tidak bekerjasama dengan ojek online. Mereka punya kurir khusus untuk mengantarkan belanjaan pelanggan. Tarif untuk mengantar belanjaan di dalam Kota Blitar sebesar Rp 5.000 untuk sekali antar. Sedangkan untuk wilayah kabupaten, ongkos kirim menyesuaikan jarak tempuhnya.

Walaupun baru sebulan berjalan, Dinda yakin usaha yang dikembangkannya sangat prospektif. Ini dibuktikan dengan laba bersihnya yang mencapai Rp 400 ribu/hari.

"Sangat prospek. Karena sasaran kita ibu-ibu yang selalu belanja. Kedua, barang dagangan saya berupa bahan makanan yang pasti dikonsumsi setiap hari," bebernya.

Dalam waktu dekat, Mak Ethek pun akan buka cabang di Kota Malang, Kediri dan Tulungagung.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed