Enam Kades di Ponorogo Ramai-Ramai Nyaleg

Enam Kades di Ponorogo Ramai-Ramai Nyaleg

Charolin Pebrianti - detikNews
Selasa, 24 Jul 2018 17:04 WIB
Enam Kades di Ponorogo Ramai-Ramai Nyaleg
Proses verifikasi data bacaleg di KPUD Ponorogo. (Foto: Charolin Pebrianti)
Ponorogo - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Ponorogo mencatat ada 6 Kepala Desa (Kades) yang maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Mereka memilih mundur dari jabatannya sebagai perangkat desa agar bisa mencalonkan diri sebagai anggota dewan.

"Iya benar ada 6 Kades yang daftar nyaleg," tutur Divisi Teknis KPUD Ponorogo, Muhammad Syaifulloh kepada detikcom, Selasa (24/7/2018).

Syaifulloh merinci ada 3 Kades yang 'nyaleg' dari Nasdem, 1 Kades dari Golkar dan 2 Kades dari PKS. "Keenamnya juga harus melampirkan surat pengunduran diri dari jabatan yang diemban sekarang," ungkapnya.


Selain para kades, KPUD mengaku menerima anggota TNI yang mundur dari jabatannya dan maju sebagai salah satu Caleg. "Namanya Gatot Saiman. Beliau maju dari Partai Golkar," terang Syaifulloh.

Syaifulloh menambahkan, peserta Pileg 2019 memiliki latar belakang yang lebih beragam dibandingkan gelaran Pileg sebelumnya. Sebab tak hanya dari mantan perangkat desa maupun eks anggota TNI, tetapi juga mantan napi yang ikut mendaftar.

"Ada 8 mantan napi yang daftar disini, mulai dari mantan napi kasus penggelapan, perjudian, illegal loging," paparnya.

Sementara itu, saat disinggung terkait berkas para caleg, Syiafulloh mengungkapkan, dari 453 bekas bacaleg yang masuk, hanya ada 120 berkas saja yang dinyatakan memenuhi syarat. "Sisanya ada 313 dinyatakan belum memenuhi syarat," imbuhnya.


Sebagian besar dari memiliki 2 kekurangan, yaitu kurang melengkapi dan belum memperbaiki berkas yang telah diajukan.

"Yang belum melengkapi ini misal fotokopi KTP, belum dilampirkan. Belum diperbaiki ini jika ada berkas yang tidak sah, misal hanya melampirkan fotokopian ijazah tanpa legalisir ini perlu diperbaiki," jelasnya.

KPU setempat hanya akan memberikan waktu antara tanggal 22-31 Juli bagi para caleg yang ingin melengkapi berkas. "Kalau tidak dilengkapi dipastikan bakal kami coret," tegasnya. (lll/lll)
Berita Terkait