DetikNews
Sabtu 21 Juli 2018, 13:05 WIB

Pameran Buku Nasional di Sidoarjo Tanamkan Budaya Baca ke Anak

Suparno - detikNews
Pameran Buku Nasional di Sidoarjo Tanamkan Budaya Baca ke Anak Pameran buku nasional/Foto: Suparno
Sidoarjo - Pameran buku nasional digelar di Sidoarjo. Pameran Dalam Rangka Gelar Membaca tahun 2018 ini salah satunya menanamkan budaya ke anak-anak.

Pameran buku ini digelar di GOR Tenis Indor, Sidoarjo. Tema yang diusung adalah Membaca Sebagai Budaya Baca. Pembukaan pameran dihadiri Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando, Wabup Sidoarjo Nur Achmad Syaifuddin dan Anggota DPR RI Komisi X Arzeti Bilbina.

"Kita harus berusaha secara maksimal agar membaca ini betul-betul menjadi budaya bangsa, terutama untuk anak-anak," kata Wabup Syaifuddin kepada wartawan di lokasi pameran buku, Sabtu (21/7/2018).

Pejabat yang akrab disapa Cak Nur ini menjelaskan, budaya membaca buku bakal meningkatkan kualitas SDM di Sidoarjo. Dengan begitu, manusia di wilayahnya bakal mampu bersaing dengan daerah lain.

"Kalau mereka ingin sukses dan cita-citanya ingin berhasil, tidak ada kata lain mereka harus banyak membaca. Dengan membaca itu mereka akan tahu situasi di sekitarnya dan di belahan dunia yang lain," ujarnya.

Sementara Arzeti menuturkan, menanamkan budaya membaca ke anak sangat penting. Menurut dia, anak yang cerdas salah satunya karena gemar membaca buku.

"Semoga anak-anak di Sidoarjo menjadi anak-anak yang cerdas, anak-anak yang melihat buku ini seperti makanan yang empuk dibandingkan dengan gadget," terangnya.

Ketua Panitia Pameran Buku Nasional Muhammad Ekhsan menjelaskan, pameran kali ini diikuti 17 penerbit buku tingkat nasional. Antara lain, Tiga Serangkai, Erlangga, Gramedia, Andi Offset, Divapress, Penebar Swadaya, Agro Media, Prenada, Mizan, Raja Plublishing, Intras, Rusdakarya, Salemba, Zikrur, dan Sygma.

Selain itu, pameran ini melibatkan 60 unit perpustakaan dari berbagai daerah di Jatim. Seperti perpustakaan sekolah dan perpustakaan desa.

"Ada 15 perpustakaan desa dan 10 perpustakaan sekolah," ungkapnya.

Stand-stand pameran buku nasional ini dibanjiri kalangan pelajar sejak acara pembukaan berakhir. Salah satunya Raksaraya Pratama, siswa SD Muhammadiyah I Sedati. Dia mengaku gemar membaca buku di perpustakaan.

"Kami sangat senang dengan membaca buku, tempat yang paling nyaman itu di luar sekolah, seperti di tempat wisata, di perpustakaan atau di rumah makan," tandasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed