DetikNews
Jumat 20 Juli 2018, 10:07 WIB

Ombak Tinggi Laut Selatan yang Tewaskan 6 ABK Kapal Pencari Ikan

Rahma Lillahi Sativa - detikNews
Ombak Tinggi Laut Selatan yang Tewaskan 6 ABK Kapal Pencari Ikan Foto: Yakub Mulyono/File
Jember - Sebuah kapal penangkap ikan tenggelam usai dihantam ombak di Perairan Plawangan Pancer, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger.

"Peristiwanya sekitar pukul 08.15 WIB. Laka laut, perahunya tenggelam. Jumlah ABK 21 orang, 5 ditemukan meninggal, 9 selamat dan 7 masih dalam pencarian," kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, Kamis (19/7/2018).


Kusworo menambahkan, kapal bernama Joko Berek tersebut dinahkodai sang pemilik kapal, Dirman, warga Puger. Kapal tersebut baru pulang melaut dan hendak bersandar melalui Plawangan Puger. Namun ombak besar datang dan menghantam kapal ini sehingga membuatnya terbalik.

"Semua ABK terjatuh dari kapal ke laut. Sementara ini yang berhasil ditemukan 14 orang dengan rincian 5 meninggal dan 9 selamat," kata Kusworo.


Identitas korban yang ditemukan meninggal di awal penemuan antara lain:

1. Cecep (45), ABK, Puger Kulon
2. Soim (50), ABK, Balung
3. Hasan (50), ABK, Balung
4. Hadi (21), ABK, Puger Kulon
5. Ulum (35), ABK, Puger Kulon

Sedangkan identitas ABK yang selamat di antaranya:

1. H Dirman (50), nakhoda, warga Puger Kulon
2. Tar (45), ABK, Puger Kulon
3. Nawar (50), ABK, Puger Kulon
4. Saiful Bahri (22), ABK, Puger Kulon
5. (60), ABK, Puger Kulon
6. AP Ranli (35), ABK, Puger Kulon
7. Sahroi (27), ABK, Puger Kulon
8. Sugeng (50), ABK, Puger Kulon
9. Sin (35), ABK, Balung

Saiful Bahri, salah satu korban selamat mengaku meloncat dari kapal begitu ombak besar menghantam. Dikisahkan Saiful, ketika masuk Plawangan Pancer, tiba-tiba ombak besar datang dan menghantam kapal dari belakang.

"Begitu menghantam kapal, langsung terbalik," kenangnya.


Saiful pun langsung melompat ketika kapal mulai oleng. Dengan sekuat tenaga, akhirnya ia berhasil menepi. Namun beberapa rekannya ada yang tidak berhasil menyelamatkan diri.

"Mereka tergulung ombak, kemudian ada yang terjebak di dalam perahu. Mungkin terkena jaring sehingga tidak berhasil selamat," tambah Saiful.

Beberapa jam kemudian, tim pencari menemukan korban keenam yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban tewas diketahui bernama Kowi (55), warga Dusun Mandaran, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger. Jasadnya ditemukan tersangkut jaring yang ada dalam kapal. "Di dalam kapal yang terbalik itu tubuhnya tersangkut jaring," ujar Kasatpolair Jember AKP Hari Pamuji.

Hari menambahkan korban berhasil dievakuasi setelah kondisi perairan surut. Diakui Hari, tingginya ombak merupakan kendala utama proses pencarian korban.

Dengan kondisi tersebut, Hari pun memastikan jika penyebab kecelakaan laut ini adalah cuaca buruk dan tingginya ombak.

Hingga Kamis malam tercatat, masih ada 6 orang yang berada dalam daftar pencarian.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed