DetikNews
Selasa 17 Juli 2018, 12:43 WIB

Usai bertemu Peternak, BI Kediri Jamin Harga Telur Akan Normal

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Usai bertemu Peternak, BI Kediri Jamin Harga Telur Akan Normal Foto: istimewa
Kediri - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kediri menjamin harga telur ayam di area kerjanya akan kembali normal dalam waktu dekat. Jaminan itu diberikan setelah Bank Indonesia Kediri bersama dinas terkait melakukan pertemuan dengan pihak peternak ayam petelur.

Selain itu jaminan diberikan karena semakin terjaminnya pasokan telur dari sejumlah peternak ayam petelur di berbagai daerah. "Kami sudah berkoordinasi dengan peternak ayam petelur di Kabupaten Blitar, mereka yang tergabung dalam Koperasi Putra Blitar," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Joko Raharto, Selasa (17/7/2018).

Menurut Djoko, pihaknya kemarin menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pengendalian inflasi dari faktor daging ayam ras, telur ayam ras, dan cabai di Kantor Perwakilan BI Kediri, Jalan Brawijya Kota Kediri.


Kenaikan harga telur ayam ras pada beberapa waktu lalu dipengaruhi berbagai aspek seperti kenaikan harga pakan ayam, berkurangnya populasi ayam petelur, dan adanya larangan pemakaian AGP oleh pemerintah.

"Dari larangan AGP ini, kini banyak ayam yang semakin sehat, karena hewan ternak tersebut kualitasnya menjadi organik. Dengan demikian, kenaikan harga telur ayam tidak perlu ditakutkan lagi. Apalagi hal ini juga tak akan memicu terjadinya inflasi pada bulan Juli 2018," ujarnya.

Salah satu Pengurus Koperasi Putra Blitar, Sukarman, juga membenarkan, bahwa tiga hari terakhir harga telur ayam mulai turun. Jika pekan lalu harganya sempat di posisi Rp 22.000 per kilogram, maka per tanggal 16 Juli berangsur turun menjadi Rp 20.500 per kilogram.


"Penurunan harga telur ini, karena memang pasokan telur kembali normal. Kondisi ini dipicu oleh beragam faktor," katanya.

Faktor itu, ulas dia, di antaranya populasi ayam petelur yang sudah kembali seperti sedia kala. Hal ini karena para peternak telah memiliki ramuan jamu khusus guna meningkatkan stamina hewan ternak mereka.

Di Kabupaten Blitar saat ini ada sebanyak 4.321 peternak dengan populasi ayam petelur mencapai 15-17 juta ekor ayam.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed