DetikNews
Senin 16 Juli 2018, 16:32 WIB

Ini Lho Tisu Basah Antiseptik Alami Bikinan Cah Kediri

Andhika Dwi - detikNews
Ini Lho Tisu Basah Antiseptik Alami Bikinan Cah Kediri Foto: Andhika Dwi
Kediri - Aulia Fidia Syahrina (16) dan Shona Fa'iqa Febiastuti (16) berhasil menorehkan prestasi internasional sebagai juara 2 dalam ajang International Young Scientists Innovation Exhibition di Selangor, Malaysia pada 9-13 Juli 2018 kemarin.

Dua pelajar SMAN 1 Kediri tersebut membuat inovasi tisu antiseptik yang telah dicelupkan ke dalam ekstrak bahan alami yaitu bawang merah dan belimbing wuluh. Karya mereka kemudian diberi nama 2F Wipes Antiseptic.

Menurut Aulia, tantangan terbesar dari pembuatan tisu ini terletak pada waktu pembakaran ekstrak blimbing wuluh dan bawang merah.


Setelah diblender, ekstrak dicampur cairan lalu disaring dan dibakar. Jika panas tidak stabil, maka akan berpengaruh pada hasil akhirnya.

"Untuk membuat ini kan dari bahan alam, jadi tidak hanya diblender tapi butuh kesabaran waktu dibakar," ujar Aulia kepada wartawan saat menunjukkan cara membuat karya mereka, Senin (16/7/2018).

Ini Lho Tisu Basah Antiseptik Alami Bikinan Cah KediriFoto: Andhika Dwi

"Kalau pemanasannya tidak sempurna, warna tisunya bisa berubah bercak-bercak warna ungu bawang atau hijau blimbing wuluh," lanjutnya.

Kemudian mereka menyiapkan sepucuk kertas tisu yang nantinya dicelupkan ke dalam ekstrak yang telah dipanaskan, sehingga jadilah produk akhir mereka yaitu tisu basah antiseptik.


Soal efektivitas, tisu basah ini telah melalui ujicoba, baik di lab maupun lewat bantuan responden. Keduanya dilaporkan positif.

"Untuk persiapannya kami telah melakukan serangkaian uji laboratorium untuk uji bakteri. Kami juga teliti untuk turunkan panas, apakah ampuh atau tidak, ternyata juga bisa. Kami juga uji literatur, di mana bawang merah mengandung senyawa Alliin (Allylcysteine sulfoxide) berfungsi turunkan panas juga," jelas Sona.

Sona menambahkan, ia dan Aulia sengaja memilih bawang merah dan blimbing wuluh karena mudah ditemukan di wilayah Kota Kediri dan harganya pun sangat terjangkau.

Aulia dan Sona bersama Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar. (Foto: Andhika Dwi)Aulia dan Sona bersama Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar. (Foto: Andhika Dwi)

Guru pembimbing mereka, Kartindria Farid Nugroho mengatakan, sejumlah penelitian menyebut bawang merah dan blimbing wuluh mengandung tanin dan flavonoid serta antiseptik.

"Jadi, prinsipnya bekerja sederhana. Pemanfaatan bahan alami. Kami bangga dari pihak sekolah mendukung penuh, baik kebutuhan maupun alat praktik," tutur pria yang juga alumni SMAN 1 Kediri tersebut.


Untuk bisa sampai ke Selangor, Aulia dan Sona sebelumnya mengikutkan inovasi mereka dalam sebuah lomba di Jakarta pada bulan Februari silam. Saat itu karya mereka berhasil masuk nominasi, mengungguli 1.300 peserta yang lain.

Namun karena uji lab yang mereka kerjakan kurang lengkap sehingga kompetisi tidak berlanjut. Dari situlah keduanya kemudian memutuskan untuk melengkapi ujicoba dengan melibatkan responden agar efektivitasnya benar-benar teruji.

Dalam waktu dekat, 2F Wipes Antiseptic tersebut akan segera dipatenkan. Setelah itu, Aulia dan Sona akan menyempurnakan karya mereka dengan mengurangi aroma bawang dan menggantinya dengan aroma yang lebih segar agar dapat diterima di pasaran.

Keren!
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed