DetikNews
Senin 16 Juli 2018, 13:15 WIB

Haji Bersama, Anak Nenek Penjual Bunga Kenanga: Semangatnya Luar Biasa

Erliana Riady - detikNews
Haji Bersama, Anak Nenek Penjual Bunga Kenanga: Semangatnya Luar Biasa Foto: Erliana Riady
Blitar - Cita-cita nenek Marsiyem yang tinggi untuk berhaji memberikan virus positif ke anak tunggalnya, Sri Maryatin (65). Hingga akhirnya Marsiyem dan anak menantunya bisa berangkat bersama untuk menunaikan Rukun Islam kelima tersebut.

Kepada detikcom, Sri mengaku juga mengikuti metode menabung sang ibu untuk bisa melunasi biaya perjalanan haji. Bahkan istri dari Sukri (75) itu mengaku waktunya menabung lebih lama dari sang ibu.

"Saya menabung seperti yang dilakukan emak, malah lebih lama, tapi belum kepikiran kalau untuk biaya naik haji," tuturnya dalam perbincangan di rumahnya, Senin (16/7/2018).


Tonton juga video: 'Alhamdulillah! Nabung 14 Tahun, Pasutri Penjual Es Tebu Berangkat Haji'

[Gambas:Video 20detik]


Sri baru tergerak untuk mendaftar haji setelah mengetahui sang ibu mendaftar di tahun 2010 silam.

"Begitu emak berniat haji lalu daftar tahun 2010 lalu, besoknya saya nyusul daftar haji," kata Sri.

Diakui Sri, niatnya berhaji tidak hanya menjalankan Rukun Islam, tetapi juga ingin mendampingi nenek Marsiyem selama di tanah suci. Sri justru malu karena semangat haji sang ibu lebih menggebu-gebu.

"Semangatnya masih luar biasa. Jadi kami juga ikut, biar bisa naik haji bareng-bareng," imbuhnya.


Sri dan nenek Marsiyem memang tidak menabung di bank untuk menabung. Mereka konsisten menyisihkan sebagian penghasilan harian mereka. Begitu terkumpul seharga emas satu gram, uang tabungan itu dibelikan emas. Begitu seterusnya, sampai terkumpul dana yang cukup untuk membayar biaya perjalanan haji.

"Kami orang desa mbak. Nggak kenal bank. Asal punya niat disisihkan setiap hari. Nanti dibelikan emas. Dikumpulkan lagi, seperti yang dicontohkan emak saya lebih gampang," tutur ibu empat anak ini.

Pekerjaan Sri juga tak berbeda jauh dengan sang ibu. Jika sedang musim bunga kenanga, ia pilih bunga kenanga yang kualitasnya bagus lalu dijual ke Pasar Besar, Malang. Di luar musim itu, ia memilih membantu suaminya bercocok tanam di sawah.

Haji Bersama, Anak Nenek Penjual Bunga Kenanga: Semangatnya Luar Biasa

(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed