Warga di Kampung Ini Sering 'Panen' Ular Pemakan Ternak

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 13 Jul 2018 19:26 WIB
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Dua ular sanca kembang yang ditangkap warga Dusun Unengan, Desa Sekargadung, Pungging, Mojokerto karena memangsa ternak bukanlah yang pertama.

Dalam kurun enam bulan terakhir, setidaknya 8 ekor sanca berhasil ditangkap warga karena alasan serupa.

Kepala Dusun Unengan Sudarsono mengaku warganya resah karena ular-ular sanca tersebut. Apalagi reptil berukuran besar itu kerap memangsa ternak mereka, mulai dari ayam, bebek, hingga anakan kambing.

"Selama enam bulan terakhir warga sini sudah menangkap 8 ekor ular sanca. Ukurannya besar-besar," kata Sudarsono saat berbincang dengan detikcom di lokasi penangkapan ular, Jumat (13/7/2018).


Dari 8 ekor ular sanca yang ditangkap warga, lanjut Sudarsono, panjangnya beragam. Ada yang panjangnya mencapai 5 meter, 4 meter dan 3 meter, termasuk 2 ekor yang ditangkap warga pada Kamis (12/7) dan Jumat (6/7) di saluran irigasi Unengan.

"Selebihnya ditangkap warga di saluran irigasi Unengan. Yang 5 sudah kami jual, 1 mati, yang dua kami pelihara ini," terangnya.

Sudarsono menambahkan, warganya meyakini jika ada sarang ular di kampung mereka. Sarang itu berupa gua yang ada di kawasan hutan Gunung Penanggungan yang tak jauh dari kampung mereka.

Diduga ular-ular tersebut terbawa aliran sungai hingga ke kampungnya saat musim penghujan tiba.

"Sarang ularnya sebagian di sekitar goa, sebagian lagi di dalam goa. Kurang tahu jumlahnya. Kata warga tempatnya angker," ungkapnya.


Namun mereka meyakini jika ular sanca dengan ukuran lebih besar masih ada di gua tersebut. Oleh sebab itu warga berencana menangkap ular tersebut menggunakan umpan ayam yang sudah disembelih.

"Harapan kami warga merasa aman. Karena keberadaan ular-ular ini khawatir kami menyerang anak-anak," tandasnya.

Untuk saat ini warga belum tahu akan dikemanakan dua ular sanca yang baru saja mereka tangkap. Untuk sementara warga memeliharanya dalam sebuah kandang yang diletakkan di halaman makam Nyai Pandansari. Lokasi makam ini berada di ujung timur Dusun Unengan, berbatasan langsung dengan sungai, sawah dan perkebunan warga. (lll/lll)