DetikNews
Selasa 10 Juli 2018, 17:57 WIB

Pilu Keluarga Maolina, Rp 1 Miliaran Lenyap Ditelan Investasi Bodong

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Pilu Keluarga Maolina, Rp 1 Miliaran Lenyap Ditelan Investasi Bodong Foto: Deni Prastyo Utomo
Surabaya - Investasi bodong PT Mylva Inti Reksa (MIR) telah merugikan korbannya hingga miliaran rupiah. Investasi mereka macet dan uang yang telah mereka tanam hilang dibawa orang yang mengaku sebagai investor.

Salah satu korbannya adalah Moulina Mas'udah, warga Sindujoyo, Gresik. Uang Rp 200 juta yang diinvestasikannya raib begitu saja. Moulina ternyata juga mengajak enam saudaranya untuk berinvestasi yang nilainya lebih dari Rp 1 miliar.

"Saya sudah mengeinvestasikan uang 200 juta. Kemudian 6 keluarga saya juga ikut total 1,08 miliyar rupiah," ujar Moulina kepada wartawan di Polrestabes Surabaya, Selasa (10/7/2018).


Moulina bercerita dirinya ikut investasi sejak diajak oleh Direktur PT MIR Cabang Surabaya Raden Muhammad Muslim pada awal tahun 2017. Ia diminta oleh Raden untuk menginvestasikan sejumlah uang miliknya sebagai usaha jual beli alat dapur, investasi emas dan jasa gadai.

"Awalnya saya menginvestasikan uang sebesar Rp 200 juta setiap bulannya dijanjikan 1,25 persen per bulannya atau Rp 2,5 juta," sesal Moulina.

Setelah dua bulan hasil keuntungan yang dijanjikan oleh PT Mylva Inti Reksa diterima dengan baik oleh Moulina. Namun memasuki bulan kelima rekening milik Moulina dan beberapa nasabah lainnya juga macet.


"Awalnya kami menerima keuntungan sekitar Rp 2,5 juta lancar hingga bulan kelima tidak ada transferan lagi," ujar Moulina.

Setelah tidak mendapatkan transfer hasil investasinya, Moulina bersama keluarganya mendatangi kantor PT Mylva Inti Reksa yang berada dikawasan Rungkut.

"Setelah tidak cair kami mendatangi kantor mereka. Tenyata disana juga banyak nasabah mengalami hal yang sama. Kantornya juga tutup," ungkap Moulina.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed