DetikNews
Senin 09 Juli 2018, 17:34 WIB

Komplotan Jambret dan Curanmor Beraksi di 4 Kota Ditangkap

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Komplotan Jambret dan Curanmor Beraksi di 4 Kota Ditangkap Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Tiga komplotan jambret dan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berhasil ditangkap. Pelaku bergantian mengendarai motor dan mencari korban yang ada di pinggir jalan untuk dijambret perhiasaan atau barang bawaannya.

"Pelaku pertama bertugas melakukan pencurian dan jambret. Sementara dua lainnya menghalangi korban dengan sepeda motor," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Ambariyadi Wijaya kepada wartawan di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (9/7/2018).

Tiga pelaku tersebut yakni Ade Candra asal Pasuruan, Erditya Anggun Sahara asal Wlingi Blitar dan satu lagi pelaku yang masih di bawah umur. Selain tiga pelaku, satu lainnya masih diburu yakni pimpinan komplotan.

"Ada pimpinannya, Unyil yang sekarang masih DPO," tambah Ambariyadi.

Selama ini, jelas dia, komplotan beraksi di empat wilayah sekaligus yakni di Kabupaten Pasuruan, Kota Blitar, Kabupaten Blitar hingga Kabupaten Sidoarjo. Tak hanya itu, aksi mereka berlangsung selama 5 bulan dari November 2017 hingga Maret 2018.

Sasaran komplotan ini pun beragam. Tak hanya perempuan yang memakai perhiasan, namun banyak pula laki-laki. Jika sasaran berada di luar kota, komplotan ini akan menggiring hingga ke tepi kota, tepatnya di tempat yang sepi.

"Sasarannya bisa perempuan atau laki-laki. Wilayahnya di pinggiran kota, setelah di pinggiran kota baru disikat," katanya.

Sebelumnya, polisi menangkap Ade Candra pada 8 Maret lalu. Dari penangkapan ini, terungkap pelaku lain dan beberapa barang bukti.

Sementara saat diamankan, polisi juga menemukan barang bukti berupa alat penghisap sabu atau bong. Komplotan ini juga memakai uang hasil rampasannya untuk membeli narkoba dan berpesta bersama.

"Kita dapati ada alat penghisap sabu. Digunakan mereka untuk kebutuhan sehari-hari dan pesta narkoba," ungkap Ambariyadi.

Dalam penangkapan ini, polisi mengamankan beberapa barang bukti. 10 Sepeda motor yang dirampas, tiga buah ATM, dua perhiasan emas, dua handphone, STNK motor, dompet dan kartu identitas pelaku dan satu alat penghisap sabu atau bong.

Sementara pelaku dijerat pasal 368 atau pasal 365 KUHP terkait tindak pidana pemerasan atau perampasan atau pencurian dengan kekerasan, dengan hukuman 9 tahun penjara.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed