"Ini tadi informasinya Mbah Sum lagi masak pakai tungku, tapi ditinggal ke depan rumah. Akhirnya membakar dinding dapur yang terbuat dari bambu dan kayu," kata seorang tetangga korban, Nafik kepada detikcom di lokasi, Rabu (4/7/2018).
Api yang membesar, jelas Nafik, akhirnya merembet ke rumah dua anak dan tetangganya. Rumah-rumah yang ikut terbakar milik dua anaknya, Mashadi (45) dan Lastari (53) berada di sebelah kiri dan 1 rumah milik tetangga bernama Kholis (75).
Dua unit mobil PMK diterjunkan ke lokasi. Petugas berusaha memadamkan api yang sudah membakar empat rumah.
"Ini tadi kita lakukan pembasahan supaya api tidak menjalar terus kemana-mana. Rumahnya juga terbuat dari bambu dan kayu, disertai angin kencang, sehingga cepet merembet," kata petugas PMK, Sukirno di lokasi.
PMK memperkirakan kebakaran dipicu dari tungku yang ditinggal begitu saja. Sementara itu pascaapi berhasil dipadamkan, petugas dari Polsek Kanor, koramil dan Satpol PP dibantu warga mengevakuasi barang-barang milik korban yang tidak ikut terbakar.
"Kita bantu mengevakuasi barang-barang yang bisa diselamatkan. Khawatir jika tidak dilakukan secepatnya akan roboh," tambahnya. (fat/fat)











































