detikNews
Senin 02 Juli 2018, 18:55 WIB

Kejati Jatim Mulai Telusuri Penyalahgunaan Aset Kolam Renang Brantas

Zaenal Effendi - detikNews
Kejati Jatim Mulai Telusuri Penyalahgunaan Aset Kolam Renang Brantas Saat Kejati Jatim menyerahkan aset Pemkot Surabaya yang lepas ke Risma (Foto: Zaenal Effendi)
Surabaya - Satu persatu aset Pemkot Surabaya yang dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Jatim sudah kembali. Kini, Kolam Renang Brantas di Jalan Irian Barat memsuki tahap penelusuran dan menemui titik terang.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim Didik Farkhan mengungkapkan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa orang terkait.


"Kami masih belum periksa saksi tapi beberapa orang dari Pemkot, BPN, dan orang terkait karena masih lid (penyelidikan)," kata Didik kepada detikcom, Senin (2/6/2018).

Dari informasi yang dihimpun detikcom, kasus penyalahgunaan Kolam Renang Brantas berawal dari kerjasama Pemkot dengan pihak ketiga dalam pengelolaan aset yang mempunyai luas 200 meter persegi tersebut hingga beralih tangan kepemilikan ke pihak ketiga. Pemkot sempat mengajukan gugqtan namun kalah hingga tingkat Mahkamah Agung.


Didik menambahkan, pihaknya sedang mencocokkan laporan dengan beberapa alat bukti yang ditemukan dari pemeriksaan. "Nanti lah. Mohon doanya saja, kalau semua bukti dan keterangan sudah mengarah pasti kami umumkan," pungkas mantan Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya ini.

Beberapa aset yang kembali usai dilaporkan Wali Kota Tri Rismaharini ke kejaksaan diantaranya, Gelora Pancasila, Jalan Kenari, Jalan Upa Jiwa, dan lahan serta gedung PT IGLAS di Jalan Ngagel.
(ze/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com