DetikNews
Senin 25 Juni 2018, 12:07 WIB

Brevet Penerbangan Kehormatan dari Puspenerbal untuk KASAL

Suparno - detikNews
Brevet Penerbangan Kehormatan dari Puspenerbal untuk KASAL KASAL menerima Brevet dari Dan Puspenerbal (Foto: Suparno)
Sidoarjo - Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji menerima Brevet Penerbangan Kehormatan. Penyematan Brevet dilakukan oleh Komandan Puspenerbal Laksamana Pertama TNI Dwika Tjahja.

Penyematan Brevet digelar di Apron Base Ops Lanudal Juanda di Sidoarjo dengan prosesi khas Puspenerbal. Penyematan Brevet dilakukan dalam rangka peringatan Hari Penerbangan TNI Angkatan Laut ke-62 dengan tema 'Dengan Dilandasi Profesionalisme, Dedikasi Serta Disiplin Yang Tinggi Penerbangan TNI Angkatan Laut Siap Mewujudkan Semangat Dharma Jalakaca Putra'.

Sebelum dilakukan penyematan brevet, Siwi menerbangkan helikopter HS-4207. Helikopter yang diterbangkan Siwi mendapat pengawalan dua Heli EC-120 B Colibri. Siwi terbang sekitar 20 menit untuk kemudian kembali ke Apron Base Ops Lanudal Juanda.


Dalam kegiatan itu, digelar parade dan defile, serta dimeriahkan berbagai demontrasi yang menampilkan Heli Banner, Flypass Pesawat Udara (Pesud) G-36 Bonanza, Heli EC-12OB Colibri, HeliBO-105 Bolkow, Heli Bell-412, Heli AS-565 Mbe Panther, Pesud Casa NC-212, Pesud CN-235, dan KA-350 King Air, serta penerjunan drama kolosal yang menceritakan sejarah Bandara Waru Juanda.

Siwi mengatakan kegiatan ini kegiatan dalam rangka Hari Penerbangan TNI Angkatan Laut ke-62 ini sebenarnya jatuh pada 17 Juni 2018. Karena pada tanggal itu masih hari lebaran dan hari libur, maka pelaksanaannya ditunda dan akhirnya digelar pada hari ini.

"Diketahui bersama bahwa Penerbangan TNI AL merupakan suatu kepanjangan mata KRI atau unsur-unsur kapal atas air yang kita miliki, yang kita memiliki wilayah yang sangat luas dan kita belum mampu mengawasi wilayah dengan keseluruahan. Maka dengan Penerbangan TNI AL kita mampu memberikan informasi yang jauh ke depan," kata Siwi kepada wartawan di Apron Base Ops Lanudal Juanda, Senin (25/6/2018).


Siwi menambahkan, selain itu Penerbangan TNI AL akan memiliki satu Skuadron UAV yang nantinya akan membantu meringankan efek bidang operasi. Sehingga nantinya patroli tidak membutuhkan biaya yang sangat tinggi. Dengan Suadron UAV, nantinya TNI AL mampu meng-cover wilayah yang belum ter-cover secara keseluruan.

"Semoga Penerbangan TNI AL ke depannya mampu memberikan kontribusi dalam pembangunan nasional khususnya di dalam menunjang pembangunan poros maritim sebagai jembatan udara nusantara," tandas Siwi.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed