DetikNews
Minggu 24 Juni 2018, 10:05 WIB

Pilgub Jatim 2018

Hari Tenang Kampanye, Khofifah Pesan Jangan Ada Kampanye Hitam

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Hari Tenang Kampanye, Khofifah Pesan Jangan Ada Kampanye Hitam Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - Usai melakoni debat cagub terakhir, Khofifah Indar Parawansa berpesan kepada masyarakat untuk menciptakan situasi kondusif. Dirinya tidak ingin lagi ada kampanye hitam yang menyebar.

"Pesan di hari tenang jaga suasana yang kondusif, bikin suasana yang harmoni. Yang kemarin, mungkin ada yang kenapa-kenapa ayo dibersihkan lah kalau ada yang negatif sampai pada black campaign itu rasanya sudah selesai," kata Khofifah ditemui usai debat di Dyandra Convention Center, Jalan Basuki Rahmad Surabaya, Sabtu (23/6/2018).

Tak hanya itu, Khofifah juga mengajak masyarakat untuk membangun demokrasi yang bermartabat dan berkualitas. Hal ini juga dapat diwujudkan dengan menghormati perbedaan yang muncul.

"Ini kita harus bersiap-siap membangun demokrasi yang bermartabat, demokrasi yang berkualitas. Kami sampaikan pada masyarakat untuk saling memberikan penghormatan terhadap perbedaan-perbedaan yang muncul," tambahnya.


Sementara itu, bagi Khofifah, perbedaan yang muncul antara kedua kubu merupakan hal yang biasa. Bahkan, di ranah pemilihan kepala desa saja, hal ini sering terjadi. Namun dirinya menyayangkan jika ada pengolahan berbagai hal menjadi informasi yang tidak benar atau hoax.

"Itu kan biasa sih pada pemilihan kepala desa, cuma ini kalau digoreng goreng dengan video aneh-aneh, aku ya kaget," ungkap Khofifah.

Kekagetannya ini misalnya sering terdapat video-video yang menyebar tentang dirinya yang hendak menghidupkan lagi lokalisasi. Menurutnya hal ini sangat bertentangan, sebab sejak dirinya menjadi Mensos, Khofifah mengaku sering keliling untuk mengajak masyarakat menutup lokalisasi.

"Aku aja kaget, kaget misalnya kalau ada video 'Khofifah jadi, lokalisasi dihidupkan'. Lho bukannya saat di Kementerian Sosial saya keliling. Saya mau ngajak kampus, mengajak Pemuda dan tokoh agama yuk gimana kalau lokalisasi di sini ditutup," lanjutnya.


Menanggapi hal ini, Khofifah mengaku telah memaafkan segala perbuatan tersebut. Terlebih ini masih dalam momentum lebaran.

"Jadi mari kita hentikan. Itu semua saya maafkan, semuanya insyaallah saya longgar hati,ya pokoknya halal bihalal maaf lahir batin lah," katanya.

Di kesempatan yang sama, cawagub Emil Dardak berpesan di momentum hari tenang bisa dijadikan masyarakat untuk meresapi semua informasi terkait cagub dan cawagub. Informasi ini yang nantinya bisa digunakan untuk memilih pemimpin sesuai hati nurani.

"Saya pesan untuk jaga masa kondusif. Hari tenang itu momen untuk masyarakat meresapi semua info yang didapat san mudah-mudahan memilih sesuai hati nurani hati kita," pesan Emil.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed