Jual Sanca Bodo, Pemuda Banyuwangi Ini Ditangkap Polisi

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 11 Jun 2018 16:52 WIB
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Seorang pemuda asal Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, diamankan polisi. Pemuda yang diketahui bernama Adha Fabia Fazza (27) itu disergap petugas karena diduga memiliki dan menjual satwa langka yang dilindungi.

Pengungkapan kasus penjualan satwa langka yang dilindungi berupa Python Molurus (Sanca Bodo) tersebut, bermula dari penyelidikan petugas yang mengetahui ada penjualan satwa langka dilindungi melalui media sosial.

Berdasarkan informasi itulah, petugas melakukan penyelidikan dengan cara undercover grup tertutup forum jual beli hewan Banyuwangi via facebook tersebut. Selanjutnya dilakukan pemantauan terhadap akun facebook fabian.fazza dengan ditemukannya adanya transaksi penjualan hewan yang dilindungi berupa Python Molurus (Sanca Bodo).

"Pelaku Adha Fabia kita tangkap di tepi Jalan Raya Srono, masuk Desa Kebaman, Kecamatan Srono," ujar Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Panji Prathista Wijaya kepada detikcom, Senin (11/6/2018).

Pada saat transaksi ditemukan sebuah kardus berisi satwa Python Molurus serta sejumlah uang Rp 200 ribu dari hasil transaksi penjualan Python Molurus.

Hasil interogasi kepada pelaku, dia mendapatkan satwa langka dilindungi tersebut dari grup tertutup forum jual beli di medsos sekitar tiga tahun yang lalu berasal dari daerah Sumatera dengan transaksi jual beli seharga Rp 100 ribu plus ongkos kirim.

Saat dibeli kali pertama tiga tahun lalu, panjang Python Morulus masih satu meter. Selanjutnya dirawat oleh pelaku selama dua tahun sehingga panjang ular Python Morulus mencapai dua meter. Setelah dirawat itu kemudian diposting kembali di grup tertutup forum jual beli Banyuwangi pada hari Sabtu (2/6) pukul 01.29 Wib untuk dijual.

"Setelah ada penjualan itu, anggota kami melakukan undercover dan berhasil kami sergap di tepi jalan raya Srono, Desa Kebaman," jelasnya.

Sebagai barang bukti petugas mengamankan satu unit handphone, uang tunai Rp 200 ribu, screenshot bukti penjualan online via medsos facebook, satu kardus beserta tali rafia dan sak plastik, satu ekor Python Molurus (Sanca Bodo) panjang dua meter dengan berat tiga kilogram.

Pelaku ditetapkan sebagai tersangka, dan akan dijerat dengan Pasal 40 ayat (2) Junto 21 ayat (2) huruf a UU No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistemnya dengan hukuman pidana penjara maksimal lima tahun dan denda maksimal Rp 100 juta. (bdh/bdh)