Penyebab Pabrik Pengolahan Plastik Terbakar Diduga Korsleting Listrik

Muhammad Aminudin - detikNews
Senin, 11 Jun 2018 14:44 WIB
Foto: Istimewa
Malang - Kebakaran melanda PT Tri Surya Plastik mengolah bahan baku plastik. Siswanto (60), pemilik usaha menduga kebakaran disebabkan korsleting pada bangunan yang baru didirikan di Lawang, Kabupaten Malang.

"Yang terbakar ini, bangunan baru, penyebabnya ada korsleting listrik. Tapi di dalam belum ada mesin, hanya penerangan saja," ungkap Siswanto kepada wartawan di lokasi, Senin (11/6/2018).

Dia memperkirakan kerugian akibat kebakaran mencapai Rp 1 miliar lebih. Siswanto juga tak memungkiri, kebakaran yang terjadi sudah ketiga kalinya sejak menjalankan usaha 30 tahun lamanya.


"Sudah tiga kali terbakar, pada 2001, 2007, dan sekarang. Kerugian kami taksir sampai Rp 1 miliar," ungkap Siswanto.

Dia mengatakan, bangunan baru yang terbakar, juga bakal dilengkapi hidrant dan alat pemadam kebakaran. Namun, karena masih baru, proses pembangunan tengah berjalan.

"Ini pabrik untuk penggilingan plastik, tidak ada asuransi. Bangunan baru yang terbakar juga akan dilengkapi hidrant dan alat pemadam, tapi masih proses pembangunan," terangnya.


Dia menambahkan, saat kebakaran dirinya tengah tertidur di rumah. Ada empat penjaga malam yang bertugas di lokasi. Api cepat membesar, membuat mereka kewalahan untuk memadamkan api.

"Ada empat penjaga yang bertugas malam. Kalau dulu kebakaran sempat merembet ke rumah, yang sekarang barang sudah kami tempatkan jauh dari pemukiman," tambahnya.

Pasca kebakaran Febuari 2017 silam, kata Siswanto, pabrik belum normal beroperasi. Banyak perbaikan terus dilakukan, sampai terjadi kembali kebakaran dini hari tadi.


"Hingga saat ini pabrik belum beroperasi karena masih melakukan perbaikan-perbaikan," ungkap Siswanto.

Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. "Untuk sumber api atau penyebab kebakaran, masih kita selidiki," tandas Kapolsek Lawang Kompol Gaguk Sulistyo terpisah. (fat/fat)