DetikNews
Jumat 08 Juni 2018, 17:17 WIB

DPRD Nilai Pemkot Surabaya Salah Istilah Soal THR

Zaenal Effendi - detikNews
DPRD Nilai Pemkot Surabaya Salah Istilah Soal THR Foto: Zainal Effendi-detikFinance
Surabaya - Kepastian pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) atau gaji ke-14 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) juga diamini Badan Anggaran DPRD Kota Surabaya. Anggota Badan Anggaran (Banggar) Herlina Harsono Njoto mengatakan THR bagi ASN Pemkot Surabaya sudah cair.

"Di belanja tidak langsung sudah tersedia komponen-komponen gaji dan berbagai tunjangan. Kalaupun THR, gaji ke-13, dan seterusnya dicairkan sebenarnya tidak masalah," katanya pada detikcom, Jumat (8/6/2018).


Pada APBD 2018, kata Herlina, memang tidak mencantumkan judul THR dan gaji 14. "Yang dianggarkan adalah jumlah frekuensi dan besaran anggaran. Pada prinsipnya komponen tersebut sudah siap diserap," tambah Herlina.

Ketika anggaran untuk THR dan tunjangan yang diambil dari APBD minus, kata Herlina, pemkot bisa mengambil dari anggaran yang sudah ada yang nanti bisa diganti dan diajukan pada PAK APBD 2018.


Hal senada dikatakan Ketua DPRD Armuji yang menilai Pemkot Surabaya salah dalam memaknai istilah.

"Pemkot itu ada ketakutan soal THR. Ternyata karena tidak tahu gaji 14 itu ya THR, cuma di APBD belum disertakan tunjangan maka ini akan dikonsultasikan lagi," kata Armuji usai rapar Banggar di DPRD.
(ze/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed