238 Petugas Ekstra Diterjunkan di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Sugeng Harianto - detikNews
Senin, 04 Jun 2018 10:14 WIB
Perlintasan tanpa palang pintu dijaga ekstra jelang lebaran/Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Sebanyak 238 perlintasan Kereta Api (KA) di wilayah Daop 7 Madiun tidak berpalang pintu. Saat mudik lebaran 2018, PT KA Daop 7 Madiun memberikan penjaga ekstra.

"Jadi cukup banyak perlintasan yang tidak berpalang pintu dan tidak terjaga di wilayah Daop 7 Madiun. Kita siapkan tenaga ekstra nantinya saat bertambahnya perjalanan KA untuk mudik lebaran," jelas Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Supriyanto kepada detikcom, Senin (4/6/2018).

Penambahan penjaga ekstra ini, jelas Supriyanto, diberikan ke 40 perlintasan yang padat penduduk dan dilalui banyak kendaraan. Dan mereka bekerja mulai 5 Juni 2018 hingga 2 pekan berikutnya.

"Ada penambahan petugas ekstra di masing-masing perlintasan. Jumlahnya 40 perlintasan yang perlu penjaga ekstra," jelasnya.

Jumlah perlintasan di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun ada 310. Dari jumlah tersebut hanya 72 perlintasan yang berpalang pintu dan dijaga.

"Dari 310 perlintasan hanya 72 yang dijaga PT KAI. Sedangkan lainnya dijaga warga sekitar dengan swadaya masyarakat. Sementara pemasangan early warning system diberikan oleh pemerintah propinsi dan daerah. Dan ini cukup membantu perjalanan KA saat mau lewat," tuturnya.

Supriyanto menuturkan warga diminta untuk waspada meski sudah dilakukan pemasangan alat peringatan dini. Karena alat itu bisa saja mengalami trobel dan terjadi gangguan.

"Yang namanya alat bisa gangguan jadi perlu waspada. Kita juga sudah pasang papan tulisan imbauan untuk tengok kanan kiri di setiap perlintasan tanpa palang pintu. Yang pasti sesuai UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas pasal 114, menyebutkan bahwa pengendara wajib berhenti ketika di perlintasan KA dan saat sinyal tidak berbunyi," ucapnya.

Sementara itu menjelang mudik lebaran 2018, Daop 7 Madiun juga melakukan perawatan di jalur rel KA sepanjang 465 Km. Wilayah Daop 7 Madiun meliputi Ngawi, Kota/Kabupaten Madiun, Nganjuk, Kediri, Blitar dan Tulungagung. (fat/fat)