Satu Tersangka Kasus Kepemilikan M16 Bekas Anggota Perbakin

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 31 Mei 2018 20:27 WIB
M16 yang diamankan Polres Banyuwangi (Foto: File)
Banyuwangi - Perbakin Banyuwangi membantah jika salah satu dari ketiga tersangka yang diamankan polisi terkait dengan senjata api ilegal adalah anggotanya. Salah satu tersangka, Norsius Mulyadi, tidak lagi menjadi anggota perbakin, karena tidak memperpanjang kartu keanggotaan dua kali kepengurusan atau selama 4 tahun.

"Dulu memang Norsius anggota kami. Tapi karena 4 tahun atau dua kali kepengurusan sudah tidak memperpanjang kartu keanggotaan makan dirinya bukan anggota perbakin Banyuwangi," ujar Erwin Yudianto, Humas Perbakin Banyuwangi kepada detikcom, Kamis (31/5/2018).

Registrasi keanggotaan itu, kata Erwin, dilakukan setiap tahun. Jika anggota tak melakukan registrasi kartu anggota, secara kelembagaan yang bersangkutan tidak tercatat secara Kelembagaan menjadi anggota Perbakin.


"Jika anggota perbakin itu tahu dengan aturan membawa dan menggunakan senjata. Tapi ini tidak, dia tidak mengundang kan juga aturan perbakin. Kita tidak akan tolelir dengan hal ini. Kita tidak akan terima lagi menjadi anggota," tambahnya.

Sementara untuk senjata, tambah Erwin, anggota perbakin hanya menggunakan senjata single shot, bukan senjata serbu seperti M-16 yang disita oleh kepolisian. "Jelas bukan senjata milik perbakin itu. Karena memang tidak ada jenis M16 untuk anggota perbakin," pungkasnya.


Sebelumnya, Polres Banyuwangi menangkap 3 warga yang kedapatan membawa senjata api laras panjang lengkap dengan amunisinya. Ketiganya langsung digelandang ke Mapolres Banyuwangi untuk ditindak lebih lanjut.

Mereka yang ditangkap antara lain Agus Budiono (31) warga Desa Jajag Kecamatan Gambiran; Norsius Mulyadi (48) warga lingkungan Cermean Krajan Kelurahan Boyolangu Kecamatan Giri dan Eko Adi Prasetyo (22) Desa Sumbermulyo Kecamatan Pesanggaran. (iwd/iwd)