DetikNews
Minggu 27 Mei 2018, 10:14 WIB

Berkah Ramadan, Penjual Bolu Klemben Banyuwangi Ini Panen Order

Ardian Fanani - detikNews
Berkah Ramadan, Penjual Bolu Klemben Banyuwangi Ini Panen Order Penjual Bolu Klemben Banyuwangi Kebanjiran Order/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Jelang lebaran, pembuat kue-kue kering mulai kebanjiran order. Tak terkecuali Sri Wahyuningsih (54), pembuat bolu kering khas Banyuwangi yang biasa dikenal dengan roti Klemben.

Ditemui di rumah produksinya di kawasan Sumberrejo Pakis, Kecamatan Banyuwangi, wanita yang biasa dipanggil Yayuk itu, terlihat sibuk membuat bolu. Dia mengaku banyak mendapat order saat bulan puasa. Mulai dari pesanan perorangan hingga toko-toko roti. Konsumennya ini macam-macam dari partai kecil hingga partai besar. Bolu buatan Yayuk ini di-brand "Klemben Grinsing", Jajane Wong Using.

"Ini saya lagi menyelesaikan pesanan 100 box dari toko," ujar Yayuk, Minggu (27/5/2018).

Meski tergolong pemain baru di usaha kue kering, Klemben Grinsing ini sudah merambah pasar luar kota. Sebut saja pesanan datang datang dari Balikpapan, Jakarta, Yogya, Solo, hingga Malang.

Maklum saja, kue bolu ini menawarkan cita rasa yang berbeda. Selain lebih crispy, bolu buatan Yayuk menawarkan banyak rasa pilihan. "Sekarang yang ada rasa original, keningar, gula aren. Habis ini saya buat rasa kopi, karena kopi Banyuwangi kan terkenal enak," jelas dia.

Yang membuat Klemben Grinsing ini berbeda dengan bolu lain, adalah kemasannya. Packaging-nya didesain sangat menarik. "Bagi saya, kemasan itu penting. Bisa menambah nilai jual produk kita. Itu yang saya dapat dari pelatihan-pelatihan UMKM yang digelar pemkab. Dan memang banyak yang memuji desain produk saya," kata Yayuk.

Bolu klemben khas Banyuwangi/Bolu klemben khas Banyuwangi/ Foto: Ardian Fanani

Yayuk mengaku kemasan menarik kuenya merupakan hasil desain dari Rumah Kreatif Banyuwangi. Rumah Kreatif merupakan wadah yang dikelola Dinas Koperasi dan UMKM Banyuwangi untuk pengembangan produk UMKM. Rumah Kreatif yang dikelola anak-anak muda kreatif ini memfasilitasi pengusaha kecil untuk up grade produk, konsultasi seputar teknis pengiriman barang, membuat kemasan hingga mengelola market place.

"Awalnya saya dengar kalau Rumah Kreatif ini memfasilitasi UMKM mulai dari desain, foto produk, hingga pemasaran. Lalu saya datang ke sana, dan difasilitasi anak-anak muda yang kerja di sana. Dan hasilnya bikin saya puas," jelas Yayuk.

"Klemben Grinsing ini juga sudah kami pasarkan online di situs belanja UMKM Banyuwangi, www.banyuwangi-mall.com, jadi bisa dipesan online," kata Yayuk.

Harga yang dibandrol setiap packagingnya cukup murah hanya Rp 15 ribu. Dalam satu kemasan berisi 40 biji bolu. Kue dimasukkan lalu dimasukkan lagi dalam kemasan berwarna orange dengan desain khas Banyuwangi, ada gambar Seblang dan batik Gajah Oling.

"Ini kan usaha patungan dengan teman saya. Dulu kami suka nonton Seblang, dan suguhannya warga desa selalu ada klemben. Ini akhirnya yang mengilhami kita untuk usaha ini," ujar Yayuk yang juga sebagai penjual nasi bakar.

Sementara selama ramadan ini, wanita paruh baya ini mengaku bekerja lebih pagi. Sebab, banyak pesanan. Maklum, dalam sehari dia mentarget harus membuat kue bolo 500-600 biji klemben. Mereka biasa memulai pekerjaan pukul 08.00 Wib dan selesai pukul 14.00 Wib.

"Khusus Ramadan ini, pesanan nambah banyak. Sehari kita produksi lebih dari 700 bolu, karena banyak yang nyari untuk oleh-oleh keluarga maupun suguhan di hari Lebaran," pungkas Yayuk.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed