DetikNews
Sabtu 26 Mei 2018, 10:21 WIB

Jelang Lebaran, Tukang Pelitur Ini Kebanjiran Order

Charoline Pebrianti - detikNews
Jelang Lebaran, Tukang Pelitur Ini Kebanjiran Order Suparno saat melakukan pekerjaannya (Foto: Charoline Pebrianti)
Ponorogo - Setiap lebaran, sebagian besar warga ingin mempercantik tampilan rumahnya. Keinginan warga itu dimanfaatkan Suparno (47) untuk menambah rezekinya. Jasanya sebagai tukang pelitur pun laris manis.

Pelitur merupakan pekerjaan mengecat ulang perabot rumah tangga beserta jendela dan pintu agar terlihat seperti baru kembali.

Siang ini, Suparno terlihat sibuk melepas satu per satu daun jendela milik salah seorang pelanggannya. Usai dilepas, dia pun langsung mendempul bagian jendela yang sudah lapuk.

"Habis didempul nanti diamplas setelah itu baru dicat," tutur Suparno kepada detikcom, Jumat (25/5/2018).

Dalam satu hari, lanjutnya, ia bisa menyelesaikan dua plong (daun jendela). Satu plong terdiri dari satu jendela besar dan satu jendela kecil. "Terkadang ya lebih tergantung permintaan pelanggan," jelas pria warga Desa Nailan, Kecamatan Slahung ini.

Parno sapaannya, mematok harga mulai dari Rp 200-700 ribu untuk satu plong. Perbedaan harga tersebut karena melihat metode cat yang dipakai. Jika menggunakan mesin maka lebih mahal.

"Kalau manual ya lebih murah, tapi saya tetap mempertahankan kualitas," ujar dia.

Bapak dua orang anak ini menerangkan setiap hari dia disibukkan dengan pekerjaan sebagai tukang pelitur. Dia bahkan mengaku sudah menjalani profesi ini sejak 20 tahun lalu.

"Awalnya dulu saya ikut kursus ke toko mebel, terus saya memilih keliling karena hasilnya lebih lumayan," imbuh dia.

Dalam satu bulan, jika saat ramai pelanggan Suparno mampu meraup omzet hingga Rp 65 juta dengan keuntungan bersih Rp 15 juta. "Tapi kalau sedang sepi omzet sebulan hanya Rp 6 juta," tukas dia.

Suparno pun membawa berbagai peralatan yang ia bawa hanya dengan menggunakan sepeda motor. "Kadang sampai dua kali bolak balik untuk bawa alat saja. Saya telateni saja kerja seperti ini asal halal," pungkas Suparno.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed