DetikNews
Kamis 24 Mei 2018, 18:57 WIB

Risma Buka Peluang untuk Arek-arek Suroboyo jadi Teknisi Lion Air

Zaenal Effendi - detikNews
Risma Buka Peluang untuk Arek-arek Suroboyo jadi Teknisi Lion Air Foto: Zaenal Effendi
Surabaya - Pemkot Surabaya terus berupaya memutus rantai kemiskinan struktural dengan menyekolahkan dan memberi beasiswa ke anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Setelah MoU dengan Garuda Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia, kini Wali Kota Tri Rismaharini kembali melakukan kerjasama dengan Lion Grup untuk menampung siswa yang sebelumnya sekolah di Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP).

"Tidak bisa orang tuanya miskin, anaknya juga miskin. Ini yang ingin kami putus," kata Risma setelah melakukan penandatanganan perjanjian bersama Lion Air Group di Politeknik Penerbangan Surabaya, Kamis (24/5/2018).

Melalui Dinsos, pemkot mencari anak dari keluarga tidak mampu untuk disekolahkan sebagai teknisi pesawat dengan biaya dari Pemkot.

"Saat ini para siswa yang lulus, akan dites lagi di GMF. Untuk dengan Lion Grup para siswa untuk angkatan selanjutnya," tambah Risma.

Sementara Dirut Lion Air Edward Sirait mengatakan kerja sama ini cukup menguntungkan bagi dua belah pihak. Karena, pihaknya sangat membutuhkan tenaga banyak, seiring berkembangnya dunia penerbangan.

"Bicara industri perawatan pesawat, bukan hanya milik kami tapi juga dari luar negeri bisa perawatan kesini. Itu harapan kami," kata Edward.

Erdward mengungkapkan kebutuhan teknisi hingga 2.025 sekitar 20 ribu teknisi pesawat. "Pemkot Surabaya, kota pertama untuk kerjasama dengan kami dan ke depan tidak menutup kerjasama perekrutan pramugari dan pilot," tambahnya.

"Pramugari juga kita lakukan melalui dinas sosial, mungkin juga pilot tapi tahun ini baru teknisi," tandas Edward.
(ze/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed