Dukungan Mahasiswa Bagi Polisi untuk Berantas Terorisme

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Kamis, 24 Mei 2018 18:09 WIB
Foto: Deni Prastyo Utomo
Surabaya - Sepekan usai teror bom di Polrestabes Surabaya, dukungan terus mengalir untuk polisi agar terus menumpas aksi terorisme. Kali ini dukungan datang dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Puluhan mahasiswa itu mendatangi Polrestabes Surabaya dengan mengirimkan rangkaian bunga dan juga melakukan tabur bunga. Ketua Pengurus Besar HMI Hari Wahyudi bersama dengan anggota HMI dari Unesa menyampaikan dukungannya kepada polisi untuk menuntaskan pemberantasan terorisme.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan menemui mereka dengan melakukan audiensi. Ketua PB HMI Hari Wahyudi menyampaikan aksi teror bom ini merupakan pembodohan yang dilakukan oleh kelompok atau golongan teroris. Sebab mereka diperalat untuk melakukan bom bunuh diri dengan iming-iming tiket ke surga.


"Ini adalah pembodohan. Kenapa begitu, kenapa tidak mentornya langsung yang melakukan itu. Mereka disuruh mengambil tiket ke surga dengan mengorbankan keluarga," ujar Hari kepada wartawan, Kamis (24/5/2018).

Hari juga mengajak elemen lain, selain HMI untuk memberikan support kepada kepolisian untuk terus memerangi terorisme di NKRI.

"Ke depan tidak hanya kami saja. Melainkan semua elemen juga turut mendukung kepolisin untuk terus memberantas aksi terorisme," ujar Mahasisa Universitas Sumatera Utara itu.

Selain memberikan dukungan kepada polisi, HMI juga menggelar seminar-seminar untuk menangkal paham radikalisme di kalangan kampus-kampus di Indonesia.

"Kami juga menggelar seminar-seminar untuk menangkal paham radikalisme di kampus dengan support dari Kementerian Pendidikan. Selain itu, kami juga bersama-sama melakukan pendekteksian dini terhadap mahasiswa yang penganut paham radikal. Jika ditemui maka kami akan laporkan kepada pihak berwajib, agar jentik-jentik itu tidak tumbuh bebas," ujar Hari.


Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengucapkan terima kasih terhadap dukungan dari HMI pusat.

"Hari ini kami mendapatkan dukungan dari HMI pusat dan HMI Surabaya. Mereka mendukung Polri untuk memberantas tetorisme dan mencegah berkembangnya paham tetorisme," kata Rudi.

Rudi juga menyampaikan jika pemberantasan teroris tidak hanya dilakukan oleh Polri dan TNI saja. Pemberantasan terorisme harus dilakukan bersama-sama.

"Kita harus bersatu. Jangan sampai terpecah belah. Jika itu terjadi, hal itulah yang dikehendaki oleh teroris untuk membelah NKRI. Untuk itu, kepada mahasiswa dan juga pengurus HMI untuk ikut aktif memberantas sesuai jalurnya supaya tidak berkembang," tandas Rudi. (iwd/iwd)