DetikNews
Kamis 24 Mei 2018, 12:23 WIB

BI Jatim: Warga Bisa Tukar Uang di Makodam, Bank dan Rest Area Tol

Deni Prastyo Utomo - detikNews
BI Jatim: Warga Bisa Tukar Uang di Makodam, Bank dan Rest Area Tol Foto: Deni Prastyo Utomo
Surabaya - Sejak pagi, ratusan warga Surabaya dan sekitarnya memenuhi Lapangan Makodam V/Brawijaya untuk mendapatkan uang pecahan baru. Warga pun rela mengantre demi bisa menukarkan uang pecahan Rp 2.000-20.000.

"Hari ini kita membuka layanan bersama dengan melibatkan 12 bank di Kota Surabaya dan juga Bank Indonesia," kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jatim Yudi Harymukti saat ditemui di Lapangan Makodam V Brawijaya, Kamis (24/5/2018).

Yudi mengatakan, layanan penukaran uang yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Jatim di Lapangan Kodam V/Brawijaya akan digelar pada tanggal 24 dan 30 Mei dan dilanjutkan pada tanggal 5,6,7 Juni 2018.

Untuk layanan penukaran uang sendiri dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB.


"Setiap booth layanan perbankan akan melayani seratus orang perharinya. Sehingga total 1300 penukar uang yang akan dilayani perharinya di Lapangan Kodam V/ Brawijaya," lanjutnya.

Pihak bank juga akan menyediakan paket penukaran uang dengan batas maksimal yang telah ditentukan. "Setiap orang yang dibatasi penukarannya dengan Rp 3,7 juta dengan satu paketnya dari Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu hingga Rp 20 Ribu," ungkapnya.

Bank Indonesia Jatim Mulai Buka Layanan Penukaran Uang BaruFoto: Deni Prastyo Utomo

Ditambahkan Yudi, layanan penukaran uang baru tidak hanya dibuka di Lapangan Makodam V Brawijaya saja, melainkan bisa dilakukan di 66 bank yang tersebar di Kota Surabaya.

"Lebih dari 300 outlet di Surabaya dan sekitarnya siap melayani penukaran mulai dari tanggal 22 Mei-7 Juni yang dibuka setiap hari Selasa dan Kamis," ujarnya.


Tak hanya itu, Bank Indonesia Jatim juga akan membuka layanan penukaran uang di rest area jalan tol. "Masyarakat juga bisa menukarkan uang di 4 ruas jalan tol (Surabaya-Mojokerto, Surabaya-Gempol, Ngawi-Kertosono, Mojokerto-Jombang) dari tanggal 8 Mei-7 Juni tiap Selasa dan Kamis," tambahnya.

Yudi mengungkapkan tahun lalu pihaknya mengeluarkan uang tunai sebesar Rp 1,3 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan dan Lebaran 2017. Namun tahun ini angka itu diperkirakan akan naik karena libur panjang yang tahun ini menjadi 12 hari.

"Tahun ini kami proyeksikan Rp 15,1 triliun. Naik Rp 2 triliun atau naik 15,3 persen dibandingkan tahun lalu untuk wilayah Surabaya. Dua penyebab peningkatannya adalah transaksi di bulan Ramadan, lebaran Idul Fitri dan libur lebih panjang," tutupnya.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed