DetikNews
Minggu 20 Mei 2018, 14:17 WIB

Sepekan Pascabom, Gubernur Jatim Pastikan Ibadah di Gereja Aman

Zaenal Effendi - detikNews
Sepekan Pascabom, Gubernur Jatim Pastikan Ibadah di Gereja Aman Foto: Istimewa
FOKUS BERITA: Bom Surabaya
Surabaya - Seminggu pascabom di tiga gereja, keamanan di Kota Surabaya sudah terkendali. Ini dibuktikan dengan aktivitas ibadah di beberapa gereja yang dikunjungi Gubernur Jatim Soekarwo.

Pagi tadi, Gubernur Jatim yang akran disapa Pakde Karwo ini melakukan peninjauan ke sejumlah gereja diantaranya Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jl Ngagel Jaya Utara 81, Gereja Santa Maria Tak Bercela/SMTB di Jl Ngagel Madya, Gereja Hati Kudus Yesus (HKY) di Jl Polisi Istimewa, dan Gereja Katolik Santo Yakobus (GKSY) di Citra Land.

Dalam kunjungannya itu, Pakde Karwo ditemani Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman.

Keyakinan keamanan gereja di Surabaya disampaikan Romo Aloysius Kurdo Irianto dari gereja SMTB kepada Gubernur Jatim. Dia mengatakan jika kegiatan ibadah di gerejanya telah berjalan seperti biasa.

"Jumlah jemaat tidak berkurang. Kalaupun jumlah jemaat lebih sedikit di pagi hari, hal tersebut lebih karena siklus selama ini, yakni pagi hari lebih sedikit dan siang lebih banyak. Gereja SMTB sendiri telah melakukan misa sejak Sabtu malam," kata Romo Aloysius Kurdo Irianto pada rombongan, Minggu (20/5/2018).

Untuk menciptakan rasa aman, Pakde Karwo mengatakan berbagai lapisan masyarakat juga ikut andil dalam pengamanan gereja-gereja seperti Banser NU, Satpol PP, hingga siswa-siswi pramuka.

"Terus beri semangat pada jemaat, jangan boleh takut, terus beri semangat pada jemaatnya untuk tetap beribadah," pesannya.

Terhadap permasalahan terorisme, saat ini masyarakat telah memberikan hukuman atau sanksi sosial, seperti reaksi tidak boleh dimakamkan di daerahnya.

Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai merasa pentingnya hidup berdampingan secara pluralisme dengan damai, dan sepakat bahwa kekerasan tidak menyelesaikan masalah.

"Masyarakat juga telah tahu bahwa terorisme bukan perintah agama, karena tidak ada agama manapun yang mengajarkan pembunuhan seperti itu," tegas Pakde Karwo.
(bdh/bdh)
FOKUS BERITA: Bom Surabaya
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed