Rambu Imbauan Terpasang di Jalur Pantura Tuban Jelang Mudik 2018

Rambu Imbauan Terpasang di Jalur Pantura Tuban Jelang Mudik 2018

Ainur Rofiq - detikNews
Jumat, 18 Mei 2018 12:39 WIB
Rambu Imbauan Terpasang di Jalur Pantura Tuban Jelang Mudik 2018
Kapolres Tuban pantau imbauan kecelakaan/Foto: Ainur Rofiq
Tuban - Jalur pantura Tuban masih banyak jalan-jalan berlubang dan bergelombang. Polres Tuban melakukan identifikasi jumlah jalan rusak dan memasang rambu imbauan di titik rawan laka dan black spot.

Ini untuk meminimalisir angka kecelakaan dan fatalitas korban, jelang mudik lebaran 2018. Titik rawan laka jalur pantura Tuban itu ada di Jalan Raya Widang-Pakah, Jalan Raya Pereng-Jenu.

Petugas lantas Polres Tuban dan dishub saat ini memasang rambu-rambu peringatan menggunakan mobil tangga di tiap tiang lampu penerangan. Dengan panjang jarak imbauan satu dengan yang lain sekitar 1 Km. Pengguna jalan yang akan masuk maupun keluar Tuban, terutama di kawasan hutan jati akan melihat imbauan itu.

Kapolres Tuban pantau imbauan kecelakaan/Kapolres Tuban pantau imbauan kecelakaan/ Foto: Ainur Rofiq


"Sebentar lagi arus mudik dan balik lebaran, sehingga kita lakukan antisipasi. Salah satunya memasang rambu peringatan," kata Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono saat di Jalan Raya Pereng Jenu, Jumat (18/5/2018).

Sementara skenario pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas jelang lebaran sudah dipetakan. Nantinya, Polres Tuban, akan mendirikan tiga pos pengamanan. Di antaranya Pos Pam Bancar, Pos Pantai Boom dan Pos Temamgkar. Sedangkan untuk pos pelayanan dan rest area ada satu titik lokasi, pos pantau 2 lokasi yakni di Jalan Raya Jati Peteng dan Pasar Rengel.

Personel petugas yang menempati pos pos saat arus mudik dan balik lebaran yakni gabungan TNI/Polri dan dishub. Bahkan satu tim resmob dan tim penembak jitu dari Brimob juga akan ditempatkan di titik rawan kriminalitas.

Sementara Kasat lantas Polres Tuban AKP Eko Iskandar berharap pengguna jalan berkenan mematuhi rambu peringatan dan tidak melaju dengan kecepatan tinggi. Sebab, jalur pantura Tuban banyak jalan bergelombang, jalur banyak yang tidak ada lampu penerangan dan banyak tanjakan dan turunan.

"Kami sarankan para pengguna jalan untuk konsentrasi dalam mengemudi, istirahat di tempat yang aman dan nyaman jika berhenti. Angka laka lantas di Tuban juga tinggi, sehingga mari kita tekan bersama sama supaya semua selamat," terang kasat lantas.

Kasat lantas menambahkan sejak Januari hingga awal Mei 2018, tercatat ada 405 kecelakaan, dengan korban meninggal 76 orang, korban luka berat 11 orang dan luka ringan 561 orang. (fat/fat)
Berita Terkait