Kepala Pos Basarnas Trenggalek Asnawi Suroso mengatakan, korban yang ditemukan atas nama Mohammad Sukron Alim (20) warga Desa Pisang, Kecamatan Patianrowo, Nganjuk. Proses evakuasi korban membutuhkan waktu relatif lama karena medan yang terjal.
"Alhamdulillah satu korban sudah ditemukan. Proses evakuasi selesai tadi malam dan langsung dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk dilakukan visum," kata Asnawi Suroso kepada detikcom, Selasa (15/5/2018).
Ditambahkan Asnawi, pencarian dua korban yang diduga tenggelam akibat terempas ombak ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, BPBD Tulungagung, Kepolisian, Koramil, TNI Angkatan Laut, masyarakat dan potensi SAR lain.
Asnawi mengaku, saat ini pihaknya masih akan melanjutkan operasi SAR untuk mencari satu korban lain yang telah resmi dilaporkan hilang oleh keluarganya. Korban kedua tersebut atas nama Aan Musta'an, warga Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
"Kemarin sudah ada laporan resmi dari keluarga, sehingga hari ini operasi kami lanjutkan lagi dengan menyisir perairan di sekitar TKM (Tempat Kejadian Musibah). Selain dari laut, tim lain juga menyisir melalui darat," ujarnya.
Dijelaskan, proses penyisiran melalui jalur laut membutuhkan kehati-hatian, mengingat gelombang di sekitar lokasi kejadian relatif tinggi, yaitu antara 3-4 meter.
Sebelumnya diberitakan dua remaja yang tengah berwisata di Pantai Kedung Tumpang, Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung diketahui hilang pada hari Sabtu (12/5/2018). Saat itu warga curiga dengan keberadaan sepeda motor Honda GL yang terparkir di sekitar lokasi selama dua hari.
Saat dilakukan penyisiran, ditemukan pakaian serta sejumlah kartu identitas milik salah satu korban Mohammad Syukron Alim. Selain itu warga juga sempat melihat ada dua mayat yang mengambang di pantai tersebut. (lll/lll)











































