"Perbuatan yang dilakukan merupakan tindakan yang amat sangat dilarang dan tidak dibenarkan dalam ajaran agama mana pun. IPI mengutuk aksi teror tersebut," kata Ketua Umum IPI KH Zaini Ahmad, di sela Halaqoh Ulama Nasional Ikatan Pesantren Indonesia di Masjid Islamic Centre Dr H. Moeldoko, Jombang, Minggu (13/5/2018).
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Wonorejo, Pasuruan ini mengajak umat tetap tenang dan menguatkan solidaritas pasca ledakan bom tersebut. Ia juga meminta umat terus meningkatkan kewaspadaan.
"Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang jangan mudah terprovokasi dan mari kita doakan Polri untuk secepatnya menangani persoalan ini," tandas Kiai Zaini.
Sebelumnya, ledakan bom pagi tadi terjadi di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jl Ngagel Madya Utara, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Surabaya di Jl Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya, Jalan Arjuna.
Sejauh ini, ada 14 korban tewas dan 41 orang luka-luka akibat kejadian itu. Proses identifikasi jenazah masih dilakukan. (fat/fat)











































