DetikNews
Minggu 13 Mei 2018, 16:38 WIB

Hentakan Musik Kla Project Bius Penonton Jazz Pantai Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Hentakan Musik Kla Project Bius Penonton Jazz Pantai Banyuwangi Kla Project membius penonton Jazz pantai/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Jazz Pantai Banyuwangi sukses memberikan pengalaman bermusik yang membahagiakan bagi para penonton. Pagelaran musik jazz yang berlangsung di tepi Pantai Boom Banyuwangi, mampu membius ribuan penonton dengan tampilan apik.

Jazz Pantai Banyuwangi kali ini menghadirkan line up lintas generasi. Kla Project, Yura Yunita dan Jaz Hayat, Sabtu (12/5/2018).

Jaz Hayat dan Yura Yunita yang merupakan penyanyi generasi milenial tampil sepanggung dengan Kla Project yang telah 30 tahun mewarnai pentas musik Indonesia. Masing-masing memberikan nuansa yang berbeda, namun dengan totalitas yang sama.

Ajang itu diawali penampilan penyanyi muda pendatang baru Jaz Hayat atau yang lebih populer dengan panggilan Jaz. Suasana festival dibuat hangat saat penyanyi asal Brunei Darussalam itu membawakan single hitnya yang bernuansa melankolis seperti Teman Bahagia, Kasmaran dan Matamu. Jazz juga membawakan medley lagu lagu melow milik penyanyi populer seperti Chrisye, Marchel Shiahaan dan Raisha.

"Ini pertama kalinya saya ke Banyuwangi dan jadi momen yang sangat memorable. Sebuah kehormatan bisa tampil di panggung ini," kata Jaz.

Kla Project, Yura Yunita dan Jaz Hayat bius warga/Kla Project, Yura Yunita dan Jaz Hayat bius warga/ Foto: Ardian Fanani


Jazz Pantai ini semakin asyik saat Yura Yunita menghentak panggung dengan lagu-lagu jazz yang enerjik. Gayanya yang atraktif membuat penonton asyik larut dalam setiap setiap lagu yang dinyanyikannya.

Harus Bahagia, Cinta dan Rahasia, Intuisi, juga satu lagu berbahasa Sunda berjudul Kataji meluncur merdu dari Yura dengan kualitas vokalnya yang jernih dan aransemen musik yang memikat.

Kla Project menjadi band yang paling ditunggu-tunggu oleh penonton generasi muda tahun 70-90 an malam itu. Kla mengajak penonton bernostalgia dengan lagu-lagu andalannya yang banyak berisi lirik puitis.

"Di ulang tahun ke-30, Kla akhirnya tampil di Banyuwangi. Banyuwangi adalah daerah yang luar biasa. Semoga Banyuwangi berjaya dan menjadi contoh untuk semua daerah di Indonesia," ujar Katon di sela nyanyiannya.

Kla membawakan 11 lagu hits yang dimulai dengan lagu berjudul Hey, Menjemput Impian, Terpuruk, Tak Bisa ke Lain Hati, Yogyakarta. Dan lagu Tentang Kita yang merupakan single pertama yang dirilis Kla, menjadi pamungkas di festival musik yang digelar kali ketujuh.

Kla Project, Yura Yunita dan Jaz Hayat bius warga/Kla Project, Yura Yunita dan Jaz Hayat bius warga/ Foto: Ardian Fanani


"Saya sengaja datang ke Banyuwangi untuk nonton Kla Project. Ingin tahu bagaimana ajang musik digelar tepat di bibir pantai. Terhibur sekali," ujar Wimar, penonton asal Jakarta.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, Jazz Pantai Banyuwangi dihadirkan untuk memberikan warna pada agenda Banyuwangi Festival yang berisi 77 atraksi wisata sepanjang 2018.

"Kami sadar harus membuat sesuatu yang beda di tengah ketatnya persaingan di industri pariwisata. Semua daerah sekarang berlomba menggelar festival. Banyuwangi, sebagai daerah yang termasuk paling awal mengemas wisata dalam balutan festival, harus pandai-pandai mengatur strategi pembeda dengan daerah lain. Jazz Pantai ini menjadi salah satu pembeda yang tidak bisa ditemui di daerah lain," papar Anas.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed