Menko PMK: Program Keluarga Harapan Jangan Dipolitisasi

Menko PMK: Program Keluarga Harapan Jangan Dipolitisasi

Muhammad Aminudin - detikNews
Sabtu, 12 Mei 2018 19:33 WIB
Menko PMK: Program Keluarga Harapan Jangan Dipolitisasi
Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani melakukan kunjungan kerja di Kota Malang. Puan juga menghadiri Wisuda Sarjana ke 88 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Di kampus UMM, Puan memberikan orasi ilmiah dalam wisuda sarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang ke-88, Sabtu (12/5/2018).

Selain menghadiri wisuda di UMM, Puan yang didampingi Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, Wakil Ketua DPR Utut Adianto, Mendikbud Muhajir Effendy, Anggota DPR Alex Indra Lukman dan Alfiani, mengecek pelaksanaan program Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) serta Program Keluarga Harapan (PKH) ke masyakarat di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Puan menegaskan bahwa KIP, KIS dan KKS termasuk juga PKH adalah program Presiden Jokowi. "Jokowi berpesan agar program-program tersebut terutama Program Keluarga Harapan tidak dipolitisasi untuk kepentingan politik Pilkada," ujar Puan.

Sementara Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah menegaskan dalam UU Pilkada ada larangan memanfaatkan program-program pemerintah untuk kepentingan politik calon kepala dan wakil kepala daerah.

"Termasuk PKH tidak boleh dipakai untuk kepentingan elektoral di Pilkada Jatim. Sehingga masyarakat Jawa Timur juga harus tahu kalau PKH adalah Program Presiden Jokowi untuk mensejahterakan rakyat Jawa Timur, bukan untuk kepentingan memenangkan calon tertentu di pilgub Jatim," tegasnya.

Sebelum di UMM, Puan mengunjungi Stadion Bola Assyifa Lowokwaru dan ke Taman Sengkaling menyeleksi dan memberi trophy lomba menggambar di tingkat SD dan SMP. Dan Puan tak lupa menuju Lapangan Merjosari membagikan KIP, KIS dan KKS. (fat/fat)
Berita Terkait