Ingin Naik Gunung Sendirian, Siswa SMA ini Malah Tersesat di Hutan

Adhar Muttaqin - detikNews
Kamis, 10 Mei 2018 12:28 WIB
Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek - Basarnas dan tim SAR melakukan operasi pencarian terhadap seorang remaja yang tersesat di kawasan Gunung Sawe Trenggalek. Beruntung korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan berhasil dievakuasi.

Komandan Tim Pencarian Basarnas Pos Trenggalek Yoni Fariza, mengatakan korban yang tersesat adalah Risky Amirudin (19) warga Dusun Pinggirsari, Desa/Kecamatan Karangan, Trenggalek. Korban dikabarkan tersesat di tengah hutan sejak Rabu (9/5/2018) malam.

"Sekitar Pukul 18.00 WIB korban memberitahu lewat SMS ke keluarganya, bahwa dia tersesat. Kemudian info itu dilanjutkan ke kami dan kami lakukan operasi pencarian," ujar Yoni, Kamis (10/5/2018).

Tim SAR yang melakukan penyisiran di wilayah Gunung Sawe berhasil berkomunikasi dengan korban melalaui telepon dan mengetahui secara pasti posisinya. Saat ditemukan korban berada di tengah hutan dengan kondisi sehat dan hanya luka sedikit pada bagian kaki.

"Karena kondisi korban masih sehat dan mampu berjalan sendiri, maka proses evakuasi tidak diperlukan tandu, korban juga mampu berjalan hingga perkampungam," ujar Yoni.

Proses evakuasi dari lokasi tersesat hingga perkampungan warga dibutuhkan waktu sekitar satu jam. Korban selanjutnya langsung dibawa pulang oleh pihak keluarga.

"Evakuasi selesai pada Pukul 08.00 WIB. Alhamdulillah operasi SAR kali ini berhasil dengan baik, korban kami temukan dalam kondisi hidup dan sehat. Saat ini sudah kami kembalikan ke keluarganya," jelas Yoni.

Sementara itu Risky saat dikonfirmasi detikcom mengaku sengaja melakukan pendakian di Gunung Sawe untuk berekreasi setelah pascalulus SMA. Dalam pendakian itu ia hanya sendirian hingga tidak tahu arah.

"Ya ingin ke puncak, saya sendirian karena kalau sama teman nanti takutnya kelelahan, kebetulan medannya sulit seperti itu," kata Risky kepada sejumlah wartawan.

Hingga proses evakuasi dilakukan, ia sengaja tidak bergeser untuk turun ke bawah, karena lokasinya berada di dengan hutan dan malam hari.

"Nanti kalau nekat turun takutnya asa apa-apa gitu, jadi mending saya istirahat dulu di puncak," jelasnya. (bdh/bdh)