Rehabilitasi Pecandu Narkoba Kini Bisa Dilakukan di Mal

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Senin, 07 Mei 2018 18:27 WIB
Foto: Deni Prastyo Utomo
Surabaya - Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Jatim memberi kemudahan untuk merehabilitasi pecandu narkoba. BNNP Jatim kini mempunyai stan ajang kreasi tanpa narkoba (Arena). Stan Arena ini ada di dalam sebuah mal.

Stan Arena ini baru diresmikan oleh Kepala BNN Pusat Komjen Pol Heru Winarko di Grand City Mall. Stan Arena yang dilengkapi dengan kehadiran dokter ini digunakan untuk merehabilitasi para pecandu narkoba.

Heru mengapresiasi langkah BNNP Jatim yang melakukan terobosan baru dengan membuka tempat pengaduan rehabilitasi di mal.

"Untuk pemberantasan narkoba, bukan hanya dicegah. Tapi bagaimana rehabilitasi harus sama-sama simultan," kata Heru di sela peresmian stan Arena di Grand City Mall, Senin (7/5/2018).

Heru mengatakan masyarakat yang memiliki keluarga yang menggunakan narkoba untuk tidak takut menkonsultasikan tentang masalah tersebut.


"Kali ini pihak BNNP Jatim bekerjasama dengan pengelola mal membuat tempat untuk konsultasi. Seandainya diperlukan rehab langsung kami arahkan untuk rehab," kata Heru.

Selain itu, stan Arena juga digunakan sebagai tempat untuk melaporkan tentang adanya penyalagunaan narkoba.

"Jadi masyarakat tak perlu lagi takut sekarang. Karena misalnya perlu direhab maka langsung kami rehab," ungkap Heru.

Ke depan Heru juga mengatakan tempat untuk konsultasi penyalaguna tidak hanya di Mal saja, melainkan di banyak tempat yang memudahkan masyarkat untuk berkonsultasi.

"Tidak hanya di Mal saja. Mungkin bisa di tempat lain yang membuat masyarakat nyaman untuk mengkonsultasikan keluarganya atau lingkungannya yang menyalagunkan narkoba," ungkap Heru.


Saat ini yang menjadi kendala BNN di berbagai daerah adalah ketika ada keluarga yang menjadi korban penyalaguna narkoba adalah aib.

"Karena kalau kami biarkan nanti lama-lama akan menjadi parah. Ini yang terus kami coba menyosialisasikan," ujar Heru.

Sementara itu berdasarkan data BNNP Jatim mulai bulan Januri hingga April 2018 terdapat 82 pasien yang direhabilitasi. Dari 82 pasien tersebut sebanyak 28 pasien yang secara sukarela melakukan rehab di BNNP Jatim. (iwd/iwd)