detikNews
Sabtu 05 Mei 2018, 22:33 WIB

Ini Dia Pemilik Kaki Misterius yang Sempat Gegerkan Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Ini Dia Pemilik Kaki Misterius yang Sempat Gegerkan Banyuwangi Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Terkait penemuan potongan tubuh manusia yang berupa kaki orang dewasa sebelah kiri, dari lutut sampai ujung jari kaki, yang sempat menggegerkan Dusun Kedawung, Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, akhirnya terungkap. Potongan Kaki tersebut adalah milik Asep Pujianto (28), warga Desa Cipeujeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

"Potongan Kaki itu milik Asep. Dia diamputasi karena kecelakaan kerja saat di kapal pencari ikan milik PT Jaya Kota di laut Merauke," ujar Kapolsek Kabat AKP Supriyadi kepada detikcom, Sabtu (5/5/2018).

Lantas kenapa potongan kaki itu dikubur secara diam-diam di tempat pemakaman Desa Pondoknongko? Menurut Supriyadi, potongan kaki itu dikubur oleh Hariyono, warga Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, tanpa sepengetahuan penjaga makam ataupun takdir masjid di sekitar pemakaman.

"Hariyono yang mengubur atas perintah dari pengurus kapal. Tapi tidak izin ke penjaga makam. Dia hanya meletakkan uang Rp 500 ribu di kotak masjid. Sebagai imbalan atau izin menguburkan kaki itu. Sebelumnya amputasi di lakukan di RS Yasmin. RS menolak untuk menguburkan," tambah Supriyadi.


Supriyadi mengatakan Asep mengalami kecelakaan kerja di perairan Merauke, Papua. Kaki sebelah kiri terlilit tali jaring ikan dan membentur kayu di dalam kapal. Sehingga mengakibatkan patah tulang paha dan pembuluh darah besar di kaki putus/tersumbat. Kejadian kecelakaan pada tanggal 17 april 2018 di tengah laut dan dibawa ke darat RSAL Merauke.

"Katanya dari sana harus amputasi. Tapi Asep menolak. Sempat dibawa ke pengobatan alternatif tidak bisa karena kondisi kaki sudah busuk. Akhirnya diamputasi di RS Yasmin tanggal 28 April lalu. Selanjutnya kejadian dikubur tanpa sepengetahuan orang sana itu," tambahnya.

Saat ini, potongan tubuh berupa kaki tersebut dikubur di tempat pemakaman belakang RSUD Blambangan Banyuwangi. Sementara pihak kepolisian menghentikan penyidikan atas temuan kaki tersebut. "Pemilik kaki dan yang mengubur kaki minta maaf atas kegaduhan ini. Ini pelajaran bagi masyarakat. Harus izin warga sekitar ketika akan mengubur jasad atau bagian badan setelah diamputasi," pungkas Kapolsek Supriyadi.

Warga Banyuwangi digegerkan penemuan potongan kaki manusia. Potongan kaki tersebut ditemukan dikubur secara tidak layak di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat. Warga sempat menduga bungkusan kain putih berisi potongan kaki itu adalah mayat bayi.

Warga Dusun Kedawung, Desa Pondok Nongko, Kecamatan Kabat, menemukan potongan kaki itu saat sedang kerja bakti membersihkan makam, Jumat (4/5/2018).

Awalnya warga merasa curiga dengan keberadaan makam baru. Apalagi bentuknya tidak wajar seperti makam yang lain. Di dekat makam baru itu juga ditemukan kardus yang berisi lembaran kertas semacam formulir ber kop sebuah rumah sakit swasta di Banyuwangi.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed