Mahasiswa Surabaya Kenalkan #katongsamuabasodara untuk Keberagaman

Ongq Rifaldy Litualy - detikNews
Jumat, 04 Mei 2018 18:36 WIB
Foto: Ongq Rifaldy Litualy
Surabaya - Lupakan sejenak perseteruan di antara para simpatisan berkaus #2019gantipresiden dan #diasibukkerja. Komunitas mahasiswa dari berbagai daerah di UK Petra Surabaya mengenalkan tagar baru #katongsamuabasodara (kita semua bersaudara).

Tagar ini diperkenalkan dalam sebuah pagelaran seni dari berbagai komunitas mahasiswa daerah di kampus UK Petra Surabaya, di antaranya dari Papua, Ambon, Palangkaraya, Makasar, Bali dan NTT yang disajikan untuk warga Siwalankerto.

Sejumlah mahasiswa yang hadir pun mengenakan kaus hitam bertuliskan tagar ini.


Adu Tagar, Mahasiswa Kenalkan #kitongsamuabasodara di SurabayaFoto: Ongq Rifaldy Litualy

Ketua Komunitas Mahasiswa Kawasan Timur UK Petra Lukas Fernandes (21) menjelaskan, kaus yang bertuliskan #katongsamuabasodara bukanlah menyindir tagar #diasibukkerja serta #2019gantipresiden.

Namun menurut Lukas, arti dari tagar #katongsamuabasodara yang tertulis di kaos itu berarti beragamnya komunitas daerah di mana para mahasiswa UK Petra berasal.

"Ini kaos #katongsamuabasodara adalah bentuk kedekatan dari macam-macam komunitas daerah yang saya bawahi. Tidak ada hubungan sama sekali dengan politik dan lainnya. Karena pada dasarnya kita semua berbeda dari setiap daerah namun basodara dalam satu tanah air Indonesia," terang Lukas kepada detikcom, Jumat (4/5/2018).

Salah satu mahasiswa yang mengenakan kaus #katongsamuabasodara, Maikel yang berasal dari Papua, mengatakan tagar ini menunjukkan bentuk persaudaraan mahasiswa dari berbagai daerah di kampusnya.

"Kaus ini merupakan bentuk persaudaraan antarmasing-masing komunitas daerah sebagai mahasiswa perantau yang datang ke Surabaya untuk mengenyam pendidikan," tuturnya.


Adu Tagar, Mahasiswa Kenalkan #kitongsamuabasodara di SurabayaFoto: Ongq Rifaldy Litualy

Ketua BEM UK Petra, Monalisa (21) pun mengungkapkan kegiatan ini memang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang keragaman budaya Indonesia.

"Kegiatan ini dilaksanakan agar memberikan gambaran bahwa ini loh ragam budaya Indonesia. Poinnya mengajak masyarakat serta mahasiswa untuk mengenal seni dan budaya dari daerah lain," ujarnya.

Lewat kegiatan ini Monalisa juga berharap agar masyarakat serta mahasiswa mengerti bahwa perbedaan itu indah dan keberagaman inilah yang menjadikan Indonesia negara yang kuat.

Bulan seni budaya yang diselenggarakan kampus UK Petra ini akan berlangsung selama satu bulan dengan berbagai kegiatan seni dan budaya. Setiap komunitas mahasiswa diwajibkan menampilkan seni khas dari daerah masing-masing, seperti tari atau makanan khas. (lll/lll)