Hari Pendidikan, Ini Pesan Risma untuk Pelajar dan Pendidik

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Rabu, 02 Mei 2018 12:30 WIB
Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Pelajar di Surabaya diingatkan berjuang dan belajar untuk meraih cita-cita setinggi mungkin. Hal itu diungkapkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat peringatan Hari Pendidikan Nasional.

Risma juga mengingatkan para pelajar untuk terus belajar dengan keras dan tidak mudah menyerah.

"Kepada anak-anak, kalian tidak usah takut, ingat para pejuang dulu. Asal kalian bekerja dengan keras, belajar dengan keras kalian tidak usah takut. Dan jangan mudah menyerah, jangan mudah putus asa," pesan Risma saat apel dan peresmian Kampunge Arek Suroboyo di Taman Surya Balai Kota Surabaya Jalan Walikota Mustajab, Rabu (2/5/2018).

Risma berkali-kali mengingatkan semua pendidik harus memotivasi anak-anak untuk belajar meraih kesuksesan. Bukan dengan mencari jalan pintas dengan melihat kunci jawaban saat ujian.

"Tolong saya nitip berkali-kali sudah saya sampaikan, mari kita ajarkan kepada anak-anak kita kalau mau berhasil dan sukses harus mau belajar, bekerja dan mau mandiri,"tambahnya.

Dalam hal ini, Risma menekankan jika pelajar Surabaya sedang disiapkan untuk bisa bersaing dan bisa sejajar dengan anak-anak lain di seluruh dunia.

"Kita harus menyiapkan mereka bisa bersaing, sejajar, dengan anak-anak lain di dunia," lanjut Risma.

Sementara bagi pemangku kepentingan pendidikan, jelas Risma, lebih menghargai proses belajar siswa. Hal ini menilik dari ditangkapnya oknum yang membocorkan kunci jawaban UNBK SMP.

"Sudahlah kalau pendidikan di Surabaya ini jelek biarlah saya yang menanggungnya. Tapi ajarilah semua itu dilakukan dengan benar," pesan Risma.

Geram dengan hal ini, Risma mengatakan kepada pihak tersebut untuk tidak lagi melakukan hal yang melanggar hukum. Dia menambahkan tidak apa-apa jika nama dan citranya menjadi jelek, yang penting bukan nama kepala sekolah atau guru yang tercoreng akibat melakukan kegiatan yang tidak mencerminkan bangsa ini.

"Biarlah kalau jelek nama saya saja, yang penting jalan kepala sekolahnya, atau gurunya. Biar saya atau pak kepala dinas pendidikan saja," ucap Risma.

Di sela acara, Risma juga menyempatkan diri bernyanyi bersama pelajar di Surabaya yang tergabung dalam tim paduan suara. (fat/fat)