Gus Ipul Ajak Warga Kediri Kampanye dengan Elegan

Pilgub Jatim 2018

Gus Ipul Ajak Warga Kediri Kampanye dengan Elegan

Andhika Dwi - detikNews
Selasa, 01 Mei 2018 08:42 WIB
Gus Ipul Ajak Warga Kediri Kampanye dengan Elegan
Gus Ipul hadiri deklarasi di Kediri/Foto: Andhika Dwi
Kediri - Cagub Jatim nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menghadiri deklarasi pemenangan di Kota Kediri. Di Ponpes Al-Amin Kota Kediri, acara yang dihadiri ribuan kiai, bu nyai, hingga gus dan ning (putra dan putri kiai) di Jatim, ini dihadiri KH Anwar Iskandar, pengasuh Ponpes Al Amin dan KH Zainuddin Djajuli, pengasuh Ponpes Al Falah Ploso.

Kiai Anwar berpesan kepada jemaah untuk menjalankan bunyi deklarasi tersebut. Menurutnya, berjuang untuk pasangan Gus Ipul dan Mbak Puti sama halnya dengan memperjuangkan instruksi ulama dan kiai.

"Acara ini bertujuan untuk menata dan menguatkan hati sebagai bentuk kepatuhan terhadap kiai," kata Gus War, sapaan akrab Kiai Anwar Iskandar, Selasa (1/5/2018).

Gus War menambahkan, kemenangan pasangan Gus Ipul dan Mbak Puti bukan hanya membawa kemaslahatan untuk NU atau kiai, namun juga kemaslahatan Indonesia.

"Ini adalah pemimpin yang sudah dipilihkan oleh kiai. Jati diri kita adalah patuh dengan ulama dan guru-guru kita. Insya Allah akan membawa kemenangan untuk Jawa Timur dan Indonesia," tambah Gus War.

Dia pun meminta relawan melaksanakan proses pemenangan melalui cara-cara yang mentaati aturan.

"Soal menang atau kalah itu urusan Allah. Terpenting, kesadaran kita untuk memperjuangkan instruksi ulama. Kalau bisa kompak, insya Allah kita menang," tegasnya membakar semangat jemaah yang hadir.

Senada dengan hal itu, Gus Ipul yang juga mengingatkan para jemaah untuk berkampanye dengan cara elegan.

"Sebab kita berjuang untuk memenangkan intruksi ulama. Maka, sudah selaiknya kita berjuang dengan cara yang elegan agar tetap mendapat barokah ulama," ujar salah satu Ketua PBNU ini.

Satu di antaranya adalah dengan tidak menggunakan program pemerintah untuk berkampanye.

Gus Ipul lantas menyebut temuan kasus dugaan penyalahgunaan Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilakukan dengan menyisipkan penyebaran stiker salah satu paslon.

"Jangan sampai kita menggunakan program pemerintah untuk aktivitas kampanye. Saya minta tolong untuk mensosialisasikan program-program yang telah kami siapkan saja. Di antaranya, program pengurangan kesenjangan ekonomi dan penurunan kemiskinan," ujarnya.

"Insya Allah kalau niat kita berjuang untuk mencari barokah ulama dan kiai, maka akan dimudahkan jalannya," pungkas keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gusdur) ini.


Tonton juga video tentang "Gandeng Via Vallen dalam Kampanye, Gus Ipul Ingin Gaet Milenial"

[Gambas:Video 20detik]

(fat/fat)
Berita Terkait