Selain kampanye dengan menyapa warga, paslon nomor urut satu ini juga berkesempatan berdialog dengan pedagang dan pengunjung pasar ikan. Selain itu, dalam kampanye ini Khofifah juga diiringi oleh sejumlah pengamen yang melantunkan lagu dan yel-yel kampanye.
"Pasar Ikan di Lamongan ini, menurut informasi, adalah produksi pasar ikan terbesar dan sejak masuk tadi kita melihat deretan mobil yang masuk ke sini, sehingga perlu proses yang lebih cepat, karena makin siang harga makin turun, sehingga dibutuhkan akses masuk yang lebih baik," kata Khofifah menyampaikan hasil dialognya dengan pedagang pasar Ikan.
Dikatakan oleh Khofifah, melihat transaksi ekonomi di pasar ikan yang luar biasa, maka Khofifah menyebut kalau proses perluasan menjadi penting yang tidak berarti perluasan lahan. Perluasan pasar ikan, kata Khofifah, bisa dilakukan secara vertikal.
"Seperti plaza-plaza ikan yang ada di Korea Selatan, saya saya tidak ada susahnya kita menyiapkan itu," terang Khofifah seraya menambahkan kalau pedagang juga ingin ada atap di lokasi pasar ikan agar bisa berdagang lebih nyaman.
Lebih jauh, Khofifah menuturkan, dalam kunjungannya ke Pasar Ikan Lamongan ini dirinya juga mendapatkan keluhan dari petani tambak mengenai kesulitan petani tambak untuk mendapatkan pupuk. "Apa yang kita dapatkan di sini adalah bentuk pemetaan dan navigasi program agar nantinya bisa di-breakdown menjadi program," tuturnya.
Selain mengunjungi Pasar Ikan Lamongan, selama berkampanye di Lamongan, Khofifah akan berkampanye di sejumlah tempat lainnya. Beberapa sasaran kampanye Khofifah tersebut diantaranya adalah Pasar Babat dan berkunjung ke produksi Wingko Babat, Loe Lan Ing di Kecamatan Babat, serta berkunjung ke UKM Keripik Jantung Pisang di Desa Latukan, Kecamatan Karanggeneng dan juga akan berdialog dengan petambak Bandeng di Kecamatan Glagah. (bdh/bdh)











































