DetikNews
Kamis 26 April 2018, 16:49 WIB

Pilwali Mojokerto 2018

Terlibat Kampanye, Kadis Penanaman Modal Kota Mojokerto Tersangka

Enggran Eko Budianto - detikNews
Terlibat Kampanye, Kadis Penanaman Modal Kota Mojokerto Tersangka Kadis Penanaman Modal Kota Mojokerto Tersangka/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mojokerto Sumarjono ditetapkan tersangka terkait keterlibatannya sebagai ASN dalam kampanye Pilwali 2018.

Dia diduga terlibat dalam kampanye paslon nomor urut 1 Akmal Boedianto-Rambo Garudo (Akrab). Kapolresta Mojokerto AKBP Sigit Dany Setiyono pun membenarkan.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka, saat ini proses pemberkasan, kami harapkan selesai dalam minggu ini," kata kapolres kepada wartawan di kantornya, Jalan Bhayangkara, Kamis (26/4/2018).

Penetapan tersangka Sumarjono, lanjut Sigit, berdasarkan alat bukti yang sudah dikumpulkan. Bahkan pihaknya telah memintai keterangan saksi ahli hukum pindana dan tata negara dari Universitas Brawijaya, Malang.

"Dasarnya (penetapan tersangka) adalah fakta di lapangan, dua alat bukti yang sah, maka kepolisian merekomendasikan ke Gakkumdu, Gakkumdu bersama-sama menentukan tersangka," ujarnya.

Sumarjono diduga terlibat kampanye paslon 'Akrab' di balai RW 3 Perumnas Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Selasa (3/4) malam. Dugaan pelanggaran yang dilakukan ASN ini, kepergok Panwascam Magersari. Saat itu diduga menyampaikan sambutan dan dukungan untuk paslon Pilwali 2018 nomor urut 1.

Akibat perbuatannya, tambah Sigit, Sumarjono dijerat dengan Pasal 188 UU RI No 10 tahun 2016 tentang Pilkada. Ancaman hukumannya maksimal 6 bulan penjara.

"Tak ada penahanan karena tak ada kerawanan untuk melakukan pidana kembali, menghilangkan barang bukti maupun melarikan diri," tandasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed