Tak hanya itu, dua ABG yang mengendarai motor Vario bernopol S 6463 BL ini, juga tak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan lainnya.
Aksi tangis keduanya mendadak membuat petugas satlantas yang piket di Pos Polisi Jambean, bingung. Beruntung, dua polwan cantik ini, Bripda Dilla dan Bripda Ike yang sedang melakukan patroli kota berhasil membujuknya mereka untuk berhenti menangis.
"Sudah tidak usah nangis lagi ya, saya lho ndak marah dan tidak usah takut ama bu polwan. usap dulu air matanya ya," kata Bripda Dilla kepada dua ABG, Minggu (22/4/2018).
Saat ditanya polwan, kenapa menangis RS mengaku takut ditilang. Selain itu, karena tak membawa kelengkapan surat kendaraan, polisi tidak memperkenalkan kendaraan tersebut dibawa pulang.
"Saya tadi mau beli nasi, karena dekat dengan pondok. Makanya tak pakai helm. Saya takut ditilang," jelas RS di hadapan polisi.
Sementara itu polisi akhirnya tidak menilang motor yang dibawa dua ABG tersebut. Namun memberi imbauan dan teguran agar naik motor wajib menggunakan helm. Sebagai hukuman, keduanya disuruh pulang untuk ambil helm.
"Tidak semua kita tilang. Kita tegur dan kasih imbauan. Apalagi ini masih anak ya, supaya selalu pakai helm dan bawa surat kalau berkendara. Jadi tidak kita tilang," tegas Bripda Dilla kepada detikcom di Pos Polisi Jambean. (fat/fat)











































